Wakil Bupati Pasuruan Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wabup Mjib Imron saat sosialisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH- CHT)
Wabup Mjib Imron saat sosialisasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH- CHT)

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Hadir dalam acara Sosialisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) di Aula Pemandian Alam Banyubiru Desa Sumberejo Kecamatan Winongan, Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron mengajak seluruh peserta kegiatan untuk berperan aktif dalam upaya memutus mata rantai peredaran rokok ilegal di masyarakat. Diantaranya dilakukan dengan turut-serta memberikan edukasi dan pemahaman tentang kerugian negara yang diakibatkan peredaran rokok tidak berpita cukai.

Tidak cukup sampai disitu saja. Gus Mujib, demikian biasanya Wakil Bupati tersebut disapa juga menjelaskan tentang kontribusi DBH-CHT dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Pasuruan. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, pemeliharaan infrastruktur jalan maupun di sektor pembangunan lainnya. 

"Untuk forum ini, sosialisasi cukai sangat penting kita pahami bersama. Terlebih bagi para perangkat Desa, tokoh masyarakat juga para pemuda-pemudi yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan. Harapannya dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang barang yang dikenai cukai," pinta Wakil Bupati dalam acara yang diadakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis (27/7/2023). 

Masih di momen yang sama, Gus Mujib juga meminta kepada Perangkat Desa dan Forkopimcam Winongan agar terus berkoordinasi dan bersinergi dengan masyarakat. Tujuannya tidak lain untuk menekan peredaran rokok ilegal di pasaran. 

"Mari kita bersama-sama memahami tentang bagaimana pemanfaatan DBH-CHT untuk pembangunan. Juga slogan "Gempur Rokok Ilegal", artinya ikut membantu stop peredaran rokok yang tidak pakai pita cukai dan pakai pita cukai palsu di pasaran. Ini juga tugas kita bersama di lingkungan sosial masing-masing," himbau Wakil Bupati.

Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus mengupayakan peningkatan kualitas tanaman Tembakau yang saat ini dibudidayakan di dua Kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Pasrepan dan Kejayan agar kedepannya dapat menghasilkan Tembakau yang lebih berkualitas. Berikut perluasan areal lahan perkebunannya.

"Pak Bupati dan saya terus berusaha mengembangkan budidaya Tembakau. Ini dalam rangka peningkatan ekonomi Desa. Harapannya, ada peningkatan kualitas Tembakau agar lebih baik dari tembakau yang ada di Jember. Termasuk di Sumenep dan daerah penghasil Tembakau lainnya di Jawa Timur. Kami juga berupaya agar ada investor baru yaitu perusahaan-perusahaan rokok yang akan mendirikan usahanya di Kabupaten Pasuruan," tandasnya.

Di akhir arahannya, Gus Mujib menyampaikan beberapa data dan fakta tentang DBH-CHT di Kabupaten Pasuruan. Dengan posisi teratas perolehannya jika dibandingkan Kabupaten/ Kota lainnya di tanah air, sudah sepatutnya semua lapisan masyarakat turut berkontribusi di dalamnya. Minimal dengan ikut andil dalam memberantas peredaran rokok ilegal di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. ris

Berita Terbaru

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …

Direktur PT Uler Raya Indonesia Disebut Kumpulkan Fee Proyek dalam Sidang Tipikor Maidi

Direktur PT Uler Raya Indonesia Disebut Kumpulkan Fee Proyek dalam Sidang Tipikor Maidi

Jumat, 10 Jul 2026 18:33 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Nama Direktur PT Uler Raya Indonesia, Moch Rofieq Noerhidayat, turut disebut dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang men…