Manfaatkan Tanaman Obat, Pengmas Farmasi Unair Dorong Minat Wirausaha Siswa Pondok Pesantren di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto bersama siswi pondok pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya bersama tim Pengmas Farmasi Unair Surabaya/ Humas Farmasi Unair
Foto bersama siswi pondok pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya bersama tim Pengmas Farmasi Unair Surabaya/ Humas Farmasi Unair

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) kembali melakukan pengabdian masyarakat (pengmas) bertajuk "Edukasi tanaman obat dan pemanfaatannya untuk meningkatkan kesehatan serta pengembangannya sebagai produk inovatif kewirausahaan pada generasi milenial.

Dalam sambutannya, perwakilan dosen Farmasi Unair Dr. apt. Dewi Isadiartuti, M.Si, menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan siswa akan pentingnya tanaman obat sekaligus menumbuhkan minat berwirausaha mereka sejak dini dengan memanfaatkan tanaman-tanaman yang ada disekitar mereka.

Selain itu pula, kegiatan tersebut merupakan upaya dalam mendukung SDGs yaitu merupakan implementasi SDGs No. 3 good health and well being tentang gaya hidup sehat dan SDGs No. 17 yaitu partnerships for the goals terutama tentang transfer teknologi dan implementasi.

Secara data kata Dewi, Indonesia memiliki lebih dari 4 ribu spesies tanaman obat. Namun dalam perkembangannya informasi terkait tanaman obat dan manfaatnya masih belum banyak dipahami oleh masyarakat, khususnya generasi milenial dalam hal ini adalah para siswa.

"Perubahan budaya dan pola hidup yang ada saat ini menyebabkan generasi milenial tidak banyak mengetahui tentang tanaman obat yang merupakan bahan penting dalam obat tradisional dan pemanfaatannya untuk kesehatan. Oleh karena itu perlu upaya untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada mereka akan berbagai jenis tanaman obat dan manfaatnya bagi kesehatan," kata Dewi saat membuka gelaran Pengmas Farmasi Unair 2023, Rabu (02/08/2023).

Kegiatan pengmas yang diikuti oleh 35 siswa dari pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya ini, juga akan diisi dengan pembuatan produk olahan dari tanaman obat.

Data yang dikumpulkan oleh Surabaya Pagi, tanaman obat yang akan diolah menjadi produk herbal diantaranya adalah tanaman bunga telang, rosella, dan jinten hitam sebagai minuman herbal serta temugiring dan beberapa bahan tanaman lainnya sebagai produk herbal topikal antara lain lulur dan masker.

"Kegiatan selanjutnya adalah pembuatan produk dari tanaman obat dalam berbagai sediaan baik untuk sediaan oral dalam bentuk jamu, minuman herbal ataupun produk inovatif lainnya untuk pemakaian luar seperti masker, lulur atau sabun," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengabdian Masyarakat Farmasi Unair, apt. Tutik Sri Wahyuni, Ph.D menyampaikan, pengabdian kali ini pemanfaatnnya akan di fokuskan pada siswa yang merupakan generasi muda yang potensial .

Kegiatan tersebut katanya akan meliputi ceramah tentang tanaman obat dan manfaatnya pada kesehatan dan dilanjutkan dengan serah terima tanaman obat untuk selanjutnya ditanamn di lokasi sekolah agar siswa dapat mengenal secara lanjut jenis dan bentuk tanamannya.

"Dengan adanya penanaman tanaman obat ini, selain meningkatkan pemahanan siswa sejak dini tentang tanaman obat, juga dapat menumbuhkan kepedulian mereka akan pelesatarian lingkungan," kata Tutik.

Diharapkan dengan adanya Pengmas kali ini, siswa-siswi dapat mengerti pentingnya tanaman obat bagi kesehatan, sekaligus dapat memulai berwirausaha dengan memanfaatkan tanaman obat yang ada menjadi produk herbal yang berperan meningkatkan kesehatan.sb

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…