Muatan Berlebih, Jembatan Gantung Ambruk Saat Lomba Tangkap Bebek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lomba tangkap bebek di Kalimantan Barat berakhir tragis, jembatan ambruk, warga sudah diingatkan tapi nekat. SP/ SEK
Lomba tangkap bebek di Kalimantan Barat berakhir tragis, jembatan ambruk, warga sudah diingatkan tapi nekat. SP/ SEK

i

SURABAYAPAGI.com, Sekadau - Dalam rangka memperingati HUT RI ke-78, banyak warga di berbagai daerah merayakannya dengan berbagai perlombaan seru dan menarik. Seperti yang dilakukan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Namun naasnya, gara-gara hal itu, jembatan gantung Mentukak ambruk.

Tragedi tersebut diakibatkan banyaknya warga yang menyaksikan kompetisi lomba tangkap bebek dari jembatan. Sehingga kelebihan muatan tersebut membuat jembatan gantung tak bisa menahan dan ambruk.

"Diduga jembatan gantung tersebut sudah lapuk dan tak kuat menahan beban warga yang berada di jembatan," pungkas Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Rahmad Kartono, Jumat (18/08/2023).

Diketahui, lokasi kejadian berada di RT 5 dan 6 Dusun Kalak. Insiden ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dan sejumlah warga yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut mengalami cedera akibat jembatan gantung terputus.

Menurut penjelasannya, mayoritas korban mengalami luka dan memar maupun mengalami syok. Bahkan tiga orang korban mengalami patah kaki serta satu orang mengalami patah tangan. 

"Dua orang yang mengalami patah kaki dilarikan ke RSUD Sekadau karena kondisi yang mengharuskan menjalani perawatan intensif," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Akhmad Suryadi mengungkapkan jumlah korban dari insiden itu.

Berdasarkan data sementara, Kejadian nahas itupun menyebabkan sebanyak 28 orang terluka, yang terdiri dari luka ringan sebanyak 23 orang dan korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Sedang luka berat sebanyak 5 orang, di mana 1 orang mengalami patah faktur, 1 orang mengalami patah bagian kaki, 1 orang mengalami patah bagian tangan kanan, 2 orang mengalami patah bagian kaki kiri.

Saat ini, para korban saat ini diketahui sedang dirawat di Puskesmas Nanga Taman sebanyak 4 orang dan 1 orang di rujuk ke RSUD Sekadau. sek-01/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…