Heboh! Desas-desus Antisipasi Krisis Ekonomi Nasional, Mal Surabaya Mulai Ramai Dipagari Besi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena pemasangan pagar besi setinggi 2,5 meter secara serentak di sejumlah mal ikonik milik Pakuwon Group di Surabaya. SP/ SBY
Fenomena pemasangan pagar besi setinggi 2,5 meter secara serentak di sejumlah mal ikonik milik Pakuwon Group di Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini media sosial kembali dihebohkan dengan ramainya fenomena sejumlah mal di Surabaya dipagari besi setinggi 2,5 meter secara serentak di sejumlah mal ikonik milik Pakuwon Group di Surabaya. Selain itu yang membuat viral yakni sejumlah warganet langsung mengaitkan barikade tinggi itu sebagai tameng pelindung gedung dari ancaman keamanan akibat situasi ekonomi yang dianggap sedang tidak menentu. 

Beberapa akun bahkan terang-terangan menyebut adanya kecemasan akan terulangnya konflik sosial berskala besar. Salah satu komentar yang menyita perhatian datang dari akun @cl***e yang mencemaskan adanya potensi penjarahan di pusat perbelanjaan. Spekulasi itu diperkuat opini netizen lain seperti akun @Re*Lun yang memprediksi pagar tersebut sengaja dipasang untuk mengantisipasi aksi vandalisme, pembakaran, dan perusakan massal pada properti mewah.

Langkah pemagaran di Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall tentu saja memicu banyak komentar dan desas-desus ekstrem, salah satunya mengenai krisis ekonomi nasional hingga ketakutan akan potensi penjarahan massal dan kerusuhan masif di pusat kota, Senin (20/07/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak manajemen Pakuwon Group pun akhirnya angkat bicara demi meluruskan isu liar yang terlanjur menggelinding di dunia maya tersebut. Pihaknya menegaskan jika adanya pemasangan pagar kokoh berwarna hijau itu murni merupakan bagian dari peningkatan fasilitas keselamatan pengunjung dan peremajaan aset perusahaan yang sudah terjadwal.

Menanggapi kepanikan dan narasi liar yang berkembang, Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, langsung menepis isu-isu horor tersebut. Sutandi membeberkan alasan logis dan teknis di balik pemagaran di setiap titik mal yang ternyata memiliki urgensi berbeda-beda. 

Keberadaan pembatas fisik dinilai penting untuk melindungi keselamatan para pejalan kaki dari arus kendaraan yang melintas. Pihaknya juga menepis dugaan tersebut dengan mengungkap performa bisnis yang kokoh sepanjang semester pertama tahun 2026, terutama di dongkrak oleh tingginya angka penjualan selama masa libur sekolah. sb-02/dsy

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…