Aktivis Pertanyakan Keberadaan Pasar Liar di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lurah Bangselok, Fajar Hidayat saat diklarifikasi di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman
Lurah Bangselok, Fajar Hidayat saat diklarifikasi di ruang kerjanya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Persoalan pasar di Jalan Manikam Kelurahan Bangselok, Sumenep sempat viral di media sosial.

Bahkan berbagai desakan dari para aktivis dan warga setempat karena mengganggu akses jalan menuju kantor DKPP Kab. Sumenep.

Menurutnya, pemerintah Sumenep seharusnya peka dengan persoalan yang dituding meresahkan warga setempat, terlepas keberadaan pasar itu memberikan pendapatan kepada daerah atau tidak, sebab, semua kewenangan pasar itu dikelola oleh Disperindag Kab Sumenep.

"Jadi sebagai kepala dinas, harus memiliki peran dan fungsi yang jelas, jika urusan pasar, maka dinas perdagangan yang memiliki peran dalam menertibkan pasar dan sistem pengelolaan pasar," kata Moh. Ali, kepada Surabaya Pagi.

Tujuannya agar dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) lewat retribusi, namun jika keberadaan pasar tidak memberikan pemasukan kepada pemerintah daerah dalam hal ini pasar liar, maka pemerintahan itu harus turun untuk melakukan penertiban.

"Jadi, adanya pasar liar yang tidak memberikan pemasukan lewat PAD seharusnya ditertibkan, apalagi pasar Manikam keberadaannya berada di jantung kota Sumenep," tegasnya.

Bahkan kata dia, pasar yang dituding meresahkan banyak orang itu, terkesan sengaja dibiarkan oleh pihak pemerintah dalam hal ini yang berwenang Diskoperindag kab. Sumenep.

Dalam sebuah pemberitaan sebelumnya, kata Moh. Ali, pihaknya memang menyoal ketegasan pemerintah daerah untuk dapat menyoal keberadaan pasar yang dituding liar. Namun kata dia, pemerintah terkesan tidak peduli terhadap ketertiban kota, dan membiarkan pasar liar mengganggu akses jalan.

"Saya sudah konfirmasi ke Pak Lurah Bangselok, terkait keberadaan pasar di Jalan Manikam, namun kata pak Lurah, kelurahan itu tidak ikut mengelola keberadaan pasar, jadi saya disuruh klarifikasi langsung ke Dinas terkait," jelasnya.

Secara terpisah, Lurah Bangselok Kecamatan Kota Kab. Sumenep, Fajar Hidayat, mengaku tidak mengelola pasar di Jalan Manikam, pihaknya sudah menyerahkan semua kepada Diskoprindag Sumenep.

"Saya hanya kebagian tempat, semua pengelolaan pasar itu menjadi wilayahnya dinas, silahkan saja, sampean klarifikasi kepada dinas terkait, baik dari Diskoperindag, Satpol PP, dan Perhubungan," ujarnya.

“Dari dulu memang saya tidak mengetahui keberadaan pasar di Jalan Manikam itu, kalau dikatakan pasar retribusinya kemana, makanya kalian klarifikasi saja,” pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…