Maling di Kantin Sekolah Madiun Gondol 2 Gas Elpiji dan Uang Ratusan Ribu

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 13 Sep 2023 09:43 WIB

Maling di Kantin Sekolah Madiun Gondol 2 Gas Elpiji dan Uang Ratusan Ribu

i

Pelaku maling gas elpiji dan uang ratusan ribu rupiah di salah satu kantin sekolah Madiun. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Seorang maling menggondol dua buah tabung gas elpiji dan uang ratusan ribu dari sebuah kantin di SMPN 1 Nglames, Kelurahan Nglames Kecamatan/Kabupaten Madiun. Dalam rekaman kamera pengawas, pelaku membobol tembok kantin yang berbahan kalsiboard.

Diketahui, kantin itu merupakan milik pasutri yakni Sukarmi (51) dan Sukarno (58). Aksi tersebut terekam CCTV sekolah. Pelaku merupakan pria paruh baya yang beraksi sendirian. 

Baca Juga: Heboh, Maling Berkresek Merah di Ponorogo, Berhasil Gondol Uang dan Rokok Rp 20 Juta

Peristiwa itu terjadi pada Senin (11/09/2023) pukul 16.20 WIB. Sore hari itu, kantin sudah dalam kondisi terkunci rapat. Si maling pun kabur dengan memanjat tembok sekolah yang tingginya sekitar 2 meter.

“Pukul 16.00 WIB sekolah sudah tidak ada aktivitas. Kantin ini dikunci mau pergi belanja sama pulang sebentar ke rumah. Pas balik ke kantin sambil membawa barang belanjaan, saya kaget kok tembok kalsiboard belakang bangunan sudah dirusak gitu,” jelas Anak Pemilik Kantin Rully (23), Rabu (13/09/2023).

Kebetulan, saat itu yang bertugas jaga dari pagi hingga sore adalah Sukarno, sang ayah, saat pintu kantin dibuka, ternyata kotak uang sudah raib. Dua tabung gas elpiji 3 kilogram hanya tinggal regulator dan kompor saja.

Baca Juga: Beraksi di 46 TKP, Maling Kotak Amal Diringkus

Dirinya memperkirakan, jumlah uang Rp 160.000 yang dicuri dalam bentuk pecahan tunai Rp 2.000 sampai Rp 5.000. Hingga koin Rp 500 maupun Rp 1.000 perak.

“Sudah lapor ke kepala dusun lalu diteruskan ke kepolisian. Kalau dihitung total kerugian Rp 500.000,” pungkasnya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Nglames Iriani Takaria, menambahkan, saat kejadian penjaga sekolah sedang takziah keluarga. Sehingga posisi sekolah dalam kondisi kosong.

Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Maling Kotak Amal di Ponorogo

Dia mengatakan, tidak ada aset sekolah yang dicuri. Hanya saja, pelaku memang benar membobol kantin sekolah.

“Jika dilihat ciri-cirinya laki-laki, tubuhnya besar. Pasca kejadian bentuk tim pengawasan  dan penjagaan ketat. Sudah lapor ke polsek dan dinas pendidikan,” katanya.mdn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU