4.925 Personel TNI-Polri Amankan Laga Persebaya vs Arema

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 22 Sep 2023 20:54 WIB

4.925 Personel TNI-Polri Amankan Laga Persebaya vs Arema

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Laga bigmatch derby Jatim, Sabtu (23/9/2023) sore ini menyita banyak perhatian. Untuk itu, personel gabungan dari Polri-TNI serta Pemkot Surabaya benar-benar serius untuk melakukan penjagaan laga Persebaya vs Arema, di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Meskipun, laga Sabtu sore nanti, dipastikan tidak ada kehadiran suporter tim tamu, Arema.

Polda Jatim, pada Jumat (22/9/2023) menegaskan bahwa sebanyak 4.925 personel gabungan Polri-TNI-Pemkot Surabaya bakal melakukan pengamanan.

Baca Juga: Miliki Bayi, Polwan yang Bakar Suami, Tak Ditahan di Rutan

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menjelaskan sejumlah kegiatan antisipasi bakal dilakukan jelang laga Derby Jatim tersebut. Salah satunya penyekatan batas kota pada hari Sabtu.

“Berbagai kegiatan untuk mengawal laga tersebut di antaranya giat penyekatan di batas kota. Hal ini kita lakukan terus mulai pagi sampai laga itu dimulai,” kata Dirmanto.

Selain itu polisi juga memperketat mekanisme penjagaan suporter sebelum masuk ke stadion. Yakni melakukan operasi minuman keras serta barang terlarang yang kemungkinan dibawa para penonton masuk ke Stadion GBT.

Dirmanto juga mengimbau kepada masyarakat supaya mengingat perjanjian 1996, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan menjaga kondusifitas laga.

“Kami mohon kepada suporter untuk menaati perjanjian tahun 1996, yakni tidak ada kunjungan suporter, baik Persebaya maupun Arema,” katanya.

Dia mengungkapkan hasil rapat koordinasi telah disepakati bahwa lokasi penginapan pemain Arema dan Persebaya bakal dijaga ketat. Tidak hanya itu, kedua tim juga mendapat pengawalan saat berangkat dan balik dari Stadion GBT.

“Kami melakukan pengamanan dengan melibatkan personel yang maksimal. Pada laga nanti personel yang diterjunkan hingga 4.000. Itu salah satu pola agar laga bisa berjalan dengan baik,” ujar Dirmanto.

Sedangkan di sekitar stadion, petugas akan menggelar operasi minuman keras (miras). Tujuannya agar miras tak masuk ke dalam stadion.

Baca Juga: Polwan Beranak 3, Tega Bakar Suami, Gegara Uang Gajiannya untuk Judi Online

"Operasi-operasi miras juga kami laksanakan untuk melakukan upaya agar tidak ada miras yang masuk ke lapangan sepak bola," ujar Dirmanto.

 

Hanya 25 Ribu Tiket

Manajemen Persebaya Surabaya melakukan rapat jelang pertandingan melawan Arema FC, Rabu (20/9). Dalam rapat tersebut, diambil keputusan tiket yang dijual hanya 25 ribu lembar. "Ya (25 ribu lembar)," ujar manajer Persebaya, Yahya Alkatiri.

Itu sekaligus menjadi laga kandang Persebaya terakhir di GBT sebelum akhirnya stadion disterilkan untuk helatan Piala Dunia U-17. Mengenai stadion berikutnya yang akan digunakan kandang Persebaya, Yahya belum bisa memastikan. "Itu saya belum tahu," jawabnya singkat.

Baca Juga: Bikin Website Video Porno 'Cabe-cabean', Raup Rp 1 Miliar

Sedangkan, Ram Surahman ketua Panitia Pelaksana (Panpel) mengatakan, kuota tiket untuk pertandingan melawan tim berjuluk Singo Edan itu memang lebih sedikit dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya. “Itu sudah termasuk tiket fans dan super fans,” ucapnya, pada Kamis (21/9/2023).

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh pendukung Persebaya agar berhati-hati terhadap risiko tiket palsu. “Karena sejak beberapa hari lalu sudah muncul di sosial media gambar tiket palsu,” terangnya.

Karena, polisi bersama personel pengamanan lainnya akan melakukan pemeriksaan gelang tiket sejak ring luar akses menuju stadion.

”Tidak ada COD tiket di sekitar GBT dan Jalan Jawar, karena sebelum areal itu sudah akan dilakukan pemeriksaan gelang tiket. Yang bisa mendekat adalah suporter yang sudah memakai gelang,” paparnya. ar/ham/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU