Hati-hati Penyakit Wahn, Tanda Akhir Zaman: 'Terlampau Cinta Dunia dan Takut Kematian'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi akhir zaman atau hari kiamat telah tiba. SP/ SBY
Illustrasi akhir zaman atau hari kiamat telah tiba. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tanda-tanda akhir zaman dan kedatangan hari kiamat telah banyak disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadis. Seperti kemunculan Dajjal, Imam Mahdi, Nabi Isa AS, dan masih banyak lainnya, dikutip Minggu (24/09/2023).

Di samping tanda-tanda akhir zaman dan kedatangan kiamat yang telah disebutkan dalam Hadits. Rasulullah SAW juga mengatakan tanda-tanda kiamat ternyata dapat terlihat dari perubahan sikap dan perilaku manusia.

"Umatku akan ditimpa penyakit yang pernah menimpa umat terdahulu.’ Sahabat bertanya, ‘apakah penyakit umat terdahulu itu.’ Beliau menjawab ‘Penyakit itu telah terlalu banyak kesenangan, terlalu mewah, menghimpun harta sebanyak mungkin, tipu menipu dalam merebut harta benda dunia, saling memarahi, hasut-menghasut sehingga jadi zalim menzalimi." (HR. Al-Hakim). 

Apa Itu Penyakit Wahn?

Dua penyakit akhir zaman yang dimaksud Rasulullah adalah penyakit wahn, yaitu kecintaan terhadap dunia dan takut akan kematian. Terlampau mencintai dunia akan menyesatkan, terlampau takut pada kematian juga akan melemahkan. 

Salah seorang Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak Syamrakh dalam tausiyah digitalnya menyampaikan boleh mengejar dunia dan boleh takut pada kematian tapi jangan berlebihan, karena menurutnya akan melemahkan jati diri manusia sebagai umat islam

Penyakit yang pertama adalah terlalu cinta pada dunia, apabila seorang muslim memiliki penyakit ini (terlalu cinta pada dunia) seketika akan lupa terhadap tugasnya yaitu beribadah kepada Allah SWT. 

Cinta dunia bukan berarti seorang hamba tidak boleh kaya. Bahkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Kita boleh iri kepada orang kaya yang suka berinfaq. Itu menandakan bahwa sebagai muslim kita boleh “cinta dunia”, akan tetapi mempunyai tujuan untuk lebih bermanfaat bagi orang lain dan dengan “cinta dunia” itu tidak melalaikan kita dari penghambaan kepada Allah.

 وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (Surat Al-Qashash : 77)

Dalam mengejar nikmat dunia, manusia tak jarang menghalalkan segala cara seperti korupsi hingga mengedarkan narkoba. Allah  SWT sudah memberi peringatan kepada manusia agar tidak berlebihan dalam mengejar kesenangan dunia karena semuanya hanya sementara.

Penyakit yang kedua adalah takut mati disebabkan lemahnya iman dalam diri. Orang-orang yang takut menghadapi kematian pada dasarnya sadar bahwa mereka memiliki amal yang sedikit, sehingga takut dengan siksa kubur dan hari penghakiman.

Terkait hal ini, Rasulullah pernah menyebutkan bahwa orang yang paling cerdas ialah orang yang selalu mengingat kematian dan mempersiapkan bekal akhirat. Namun beda halnya dengan mereka yang mengikuti hawa nafsu semata, perilaku buruk dan maksiat sudah pasti tak dapat dihindari.

Ciri-ciri Cinta Dunia dan Takut Kematian (Karena Harta) :

Bagaimanakah ciri-ciri cinta dunia dan takut mati yang bisa terlihat dalam diri seseorang. Berikut ini beberapa prediksi ciri pecinta dunia yang semoga kita terjauh darinya:

Memelihara rasa malas dan lalai dalam beribadah. Banyak diantara kita yang suka mengakhirkan dalam mengerjakan shalat, dengan alasan karena sedang asyik ngobrol dengan teman lama yang baru jumpa, asyik bercengkrama dengan keluarga, asyik dengan urusan dunianya, dan mereka merasa rugi jika melalaikan ibadahnya, justru mereka merasa rugi jika ibadah menghambat karir dan kenikmatan dunia yang mereka rasakan. 

Menunda-nunda taubat, ketika melakukan dosa, dan ia menyadari bahwa itu adalah dosa, akan tetapi hatinya tak pernah tergerak untuk merasa menyesal, serta tak ada terlintas untuk menghentikan perbuatan dosa tersebut, maka ia termasuk pada orang yang sangat mencintai dunia.

Takut mati disini bisa kita artikan takut mati karena meninggalkan harta yang telah dikumpulkan selama hidup dan takut untuk tidak bisa merasakannya lagi. Dan bukan berarti tidak takut mati adalah dengan sembrono dalam mengarungi kehidupan di dunia.

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang lemah iman, lemah jihad (dakwah) dan lemah amal ma’ruf nahi munkar karena penyakit wahn. Wallahu a’lam bish-showaab. sb-04/dsy

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…