Pemerintah Israel Kerahkan 300 Ribu Tentara Cadangan, Persiapan Serangan Darat ke Gaza?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ledakan akibat serangan udara yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza. SP/ Xinhua
Ledakan akibat serangan udara yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza. SP/ Xinhua

i

SURABAYAPAGI.com, Israel - Kepala juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan, Israel telah mengerahkan 300.000 tentara cadangan untuk menyerang Hamas gerakan perlawanan Palestina. 

Tidak diketahui kapan serangan darat akan dilancarkan. Yang pasti, pasukan Israel masih sibuk mencari pejuang Hamas yang bersembunyi di wilayah Israel, dua hari setelah serangan mendadak Hamas.

Selain itu, mereka juga memerintahkan penduduk di Jalur Gaza untuk keluar dari wilayah itu. Langkah-langkah itu dinilai sebagai tanda bahwa Israel akan melakukan serangan darat untuk mengalahkan Hamas.

Para milisi Hamas masih bersembunyi di wilayah Israel, dua hari setelah mereka menyusup dari Gaza dalam serangan mengejutkan yang menewaskan sekitar 700 warga Israel dan menyandera puluhan lainnya.

Di Gaza, Israel terus melakukan serangan balasan, yang telah menewaskan sekitar 500 warga Palestina di wilayah yang dikuasai Hamas itu sejak Sabtu (07/09/2023).

Blokade Israel akan diperketat guna mencegah makanan dan bahan bakar minyak (BBM) masuk ke wilayah berpenduduk 2,3 juta jiwa tersebut.

Laksamana Muda Daniel Hagari Kepala juru bicara militer Israel mengklaim, mereka berhasil menguasai lagi permukiman-permukiman yang sebelumnya diduduki Hamas. Tetapi pertempuran sporadis masih berlangsung.

“Sekarang kami sedang merazia semua permukiman dan membersihkannya,” kata sang jubir,

Pemanggilan 300 ribu tentara cadangan dalam waktu dua hari memicu spekulasi bahwa Israel mungkin berencana melakukan serangan darat ke Gaza.

“Kami belum pernah memanggil tentara cadangan sebanyak ini sebelumnya. Kami akan melakukan serangan,” kata Hagari, Selasa (10/10/2023).

Warga Palestina telah diperingatkan oleh aparat keamanan Israel untuk meninggalkan Gaza karena tentara akan melakukan operasi militer di sana. 

Sebagai informasi, saat ini korban tewas di pihak Israel tercatat lebih dari 700 orang, sementara dari pihak Palestina lebih dari 560 orang. Korban luka-luka di pihak Israel dilaporkan lebih dari 1.200 orang.

Sementara itu, Pemerintah AS pada hari Senin telah mengkonfirmasi kematian sembilan warganya di Israel. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah karena masih ada orang Amerika lainnya yang keberadaannya tidak diketahui.

Lebih dari 250 orang tewas di arena pertunjukan musik di perbatasan Jalur Gaza, termasuk wanita asal Jerman yang teridentifikasi melalui video yang beredar dan telah dipastikan kebenarannya oleh orang tua korban. isr-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…