SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ngaku anak muda butuh waktu yg lebih sedikit lebih lama untuk menjadi pemimpin tertinggi di Indonesia.
Ini komentar Kaesang Pangarep merespons putusan MK yang menolak gugatan PSI.
Dia mengaku tidak harus terkejut ataupun merasa kecewa dengan putusan itu.
"Gini, emang saya harus wah kaget, wah harus kecewa. Biasa aja kok," ujar Kaesang di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/10/2023).
Menerima Putusan MK
Putra bungsu Presiden Joko Widodo itu menyatakan pihaknya menerima apa yang diputuskan oleh MK. Dia mengatakan ada cara lain untuk anak muda menjadi pemimpin selain menjadi capres maupun cawapres. Dengan putusan MK hari ini, menurutnya anak muda harus lebih bersabar.
"Ya perlahan lah kita, ya mungkin karena kita tadi ditolak. Tapi ya kita lihat aja, mungkin 5 tahun, 10 tahun ke depan anak muda jauh lebih diterima untuk jadi pemimpin di Indonesia," imbuh Kaesang.
Akui Belum Ada Di Senayan
Ditanya langkah PSI ke depan menyoal gugatan itu, Kaesang masih belum memutuskan. Sebab, Kaesang menyebut belum ada perwakilan partainya di legislatif.
"Ya untuk saat ini kita nggak tau ya. Kita belum bisa memastikan akan berjuang atau tidaknya nanti, karena mau gimanapun kita belum ada di Senayan," ungkapnya.
"Tapi nanti jika kita udah ada di Senayan, kita coba balik lagi, kita formulasikan apakah ini sesuatu yang harus kita segera lakukan. Kan kita ada beberapa prioritas juga RUU yang harus disahkan juga, mana yang lebih prioritas nanti," lanjutnya. n erc, jk, dna, rmc
Editor : Moch Ilham