Pemkab Pasuruan Beserta Warga dan Beberapa Perusahaan Bersihkan Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa unit mobil yang membawa air untuk membersihkan sungai kedondong. SP/ RIS
Beberapa unit mobil yang membawa air untuk membersihkan sungai kedondong. SP/ RIS

i

SURABYAAPAGI.com, Pasuruan - Belasan mobil tangki air bersih dikerahkan untuk membersihkan sungai kedondong yang kotor dan mengeluarkan bau yang tidak enak akibat limbah perusahaan. Pembersihan sungai tersebut dilakukan dengan cara "digelontor". 

Dari pantauan di lapangan, sebanyak 15 unit tangki terlihat berjajar di pinggiran kali kedondong. Penggelontoran sungai tersebut dilakukan dengan menutup tanggul utama sungai hingga penutup sungai yang jaraknya sekitar 500 meter. 

Setelah itu, satu persatu tangki berisikan 5000 liter langsung memindahkan air dari tangki ke dalam sungai tersebut sampai penuh. Barulah selanjutnya dilakukan penggelontoran secara manual sampai sampah dan limbah cair tersebut terurai dan hilang bersamaan dengan mengalirnya air dari tanggul utama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan mengatakan, penggelontoran sungai kedondong merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang resah akan bau tidak sedap yang berasal dari sungai tersebut.

Terlebih di musim kemarau, air di sungai kedondong tak mengalir, sehingga hanya menyisakan limbah perusahaan yang pekat dan menempel di dinding sungai itu sendiri.

"Apalagi musim kemarau, jadi sepertinya limbah cair ini pekat dan nempel ke dinding sungai yang berakibat bau kurang sedap dirasakan oleh warga. Maka dari itu, kami lakukan penggelontoran sungai ini," katanya, Kamis (19/10/2023).

Untuk dapat menggelontor sungai tersebut, DLH mengajak 12 perusahaan yang berlokasi di sekitar sungai kedondong. Seperti Behaestex, PT UJK, PT Multi Ekstraksi Indonesia, PT King Dragon Net, PT Ultra Prima Abadi, PT Finexco, PT Miramas, PT CS2 Pola Sehat, PT Setia Pesona Cipta, PT KIB, PT ATI dan PT BPP.

"Karena limbah itu dari perusahaan, ya kami minta untuk ikut berpartisipasi. Ada 12 perusahaan yang ada di situ dan mau untuk membantu penggelontoran sungai kedondong ini," jelasnya. 

Diharapkan, pasca penggelontoran selesai dilakukan, warga dan perusahaan terus bersinergi untuk membuat sungai kedondong tak bau lagi.

"Kalau hujan memang nggak bau karena air mengalir. Setelah ini perusahaan kami harapkan dapat bersinergi dengan warga untuk menjaga sungai kedondong agar tidak bau lagi," terangnya. ris

Berita Terbaru

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Pascapenahanan SY, Pelayanan Publik di DTPHP Jember Tetap Berjalan Optimal

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menindaklanjuti pascapenahanan SY kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut setelah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan…

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Ibu Dini Hancur Mengetahui Anaknya Jadi Korban Mutilasi, Minta Tersangka Dihukum Mati

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Harti, ibu kandung Dini Hardiyanti (30) meminta tersangka Dwi Bagus dihukum seberat-beratnya, bahkan ia menuntut hukuman mati. Harti …

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Presiden BEM Unair Dijemput Paksa Polda Jatim

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden BEM Unair, M Rizqi Senja Wirawan disebut sempat dijemput oleh Polda Jatim di kediamannya pada 19 Oktober 2026…

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Mabuk! Tabrak Lari di Depan Grahadi, Erica Natasha Diadili

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Erica Natasha Risakotta diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas perkara kecelakaan beruntun yang menewaskan Rachmad P…

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

MENGACU TERORISME, UU TIPIKOR AKAN DIKAJI ULANG

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 02:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra…

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

TEP Unair kembangkan format keuangan digital untuk BUMDes

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 01:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan format laporan keuangan digital guna memudahkan pengurus BUMDes di D…