Gunungan Sampah di Syahbandar Pantai Branta Picu Kawasan Kumuh Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan gunungan sampah di kawasan Syahbandar Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. SP/ PMK
Penampakan gunungan sampah di kawasan Syahbandar Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. SP/ PMK

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Melihat fenomena yang membuat miris yakni tampak gunungan sampah di kawasan Syahbandar Pantai Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, kembali menjadi sorotan dna mulai banyak dikeluhkan warga lantaran memperlihatkan sampah berserakan hingga di dekat permukiman warga hingga menimbulkan pemandangan yang tidak sedap dipandang.

Tentu saja jika hal tersebut terus dibiarkan dan tanpa tindakan maka dapat memicu timbulnya kawasan kumuh di dekat permukiman warga. Bahkan, sejumlah anak terlihat bermain di sekitar area tumpukan sampah. Bagaimana tidak, tumpukan sampah di kawasan pesisir itu menunjukkan minimnya kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan. Padahal, kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan menyayangkan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan, pemerintah sebelumnya telah beberapa kali menggelar kerja bakti dan aksi bersih-bersih pantai bersama TNI, Polri, mahasiswa, hingga komunitas peduli lingkungan. 

Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi sekaligus contoh kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan pesisir. "Sudah dibangun fasilitas tapi tidak dikelola. Sampah masyarakat itu harusnya dibuang pada tempatnya dan pemilik wilayah harus mengingatkan termasuk pihak desa maupun Syahbandar. Kami sudah pernah kerja bakti di area tersebut untuk memberi contoh, nyatanya ya begitu," terang Suprianto, Senin (25/05/2026).

Dan menanggapi tumpukan sampah di kawasan pesisir tersebut tidak hanya mengganggu keindahan pantai, tetapi juga menimbulkan aroma tidak sedap yang dirasakan warga sekitar. Warga pun berharap ada langkah penanganan yang lebih serius agar kawasan Syahbandar Pantai Branta Pesisir kembali bersih dan nyaman. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir. pm-02/dsy

Berita Terbaru

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …