Gapoktandes tak Dilibatkan dalam Proses Pembuatan Kelompok Baru, Kelompok Tani Sriwijaya Minta Dikaji Ulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H Nasir, Ketua Gapoktandes Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan dan Faisal saat di rumahnya. SP/Ainur Rahman
H Nasir, Ketua Gapoktandes Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan dan Faisal saat di rumahnya. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah diberitakan di Media Sosial, perihal adanya Gapoktandes yang tidak dilibatkan dalam pembuatan kelompok tani baru, mengundang reaksi di internal Badan Penyuluh pertanian (BPP) di Kab. Sumenep.

Akhmad Zaini, Ketua LSM Super menyoal banyak temuan Gapoktandes yang ada di Kab. Sumenep yang tidak dilibatkan dalam pembuatan kelompok baru.

Menurut Zaini, kita akan memulai dari daerah pantura tepatnya di Kecamatan Pasongsongan, sebuah informasi dikatakan oleh Gapoktandes di Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan, H. Nasir

Saat ditemui reporter Surabaya pagi, H. Nasir mengaku dirinya tak dilibatkan dalam proses pembuatan kelompok baru, hanya pada saat sertifikat itu terbit, pihaknya dikasih tahu. Katanya kepada Surabaya pagi, Kemarin

Menurut, H. Nasir, pihaknya merasa sudah tidak dianggap sebagai Gapoktandes di desa panaogan, makanya pihaknya memilih untuk memundurkan diri dari jabatan Gapoktandes. Tegasnya

"Pada pertemuan kemarin yang di kantor BPP dan PPL , saya sampaikan jika keberadaan saya sebagai Gapoktandes sudah tidak dianggap, makanya saya memilih memundurkan diri saja"

Alasan memundurkan diri saya, karena dianggap sudah tidak kondusif lagi, bayangkan saja, Keberadaan lahan di Dusun Banasare itu kurang lebih 30 Hektar dan memiliki tiga kelompok tani, diantaranya,  Kelompok Tani Sari Kembang, Kelompok Tani Sumber Mekar dan  Kelompok Wanita Tani (KWT) Nurul Hikmah.

"Lahan kurang lebih 30 Hektar itu saya kira sudah cukup dengan adanya tiga kelompok, dan hal itu sesuai dengan RDK dan RDKK, jadi jika masih ditambah dengan satu kelompok jadi ada empat kelompok,terus lahan itu diambil dari mana"

Jadi, kata dia,  keterbatasan lahan itu seharusnya menjadi pertumbangan bagi PPL dan BPP dalam memproses adanya kelompok baru. Jika sekiranya kurang maksimal kenapa harus ditambah. Kilahnya

Untuk diketahui, kata H. Nasir, jika BPP dan PPL sebelumnya tidak berkenan jika ada kelompok baru didirikan di dusun Banasare, karena melihat luas lahan sesuai dengan RDKK

namun, sambungnya, pada saat terjadinya perolingan jabatan yang baru di BPP dan PPL tiba-tiba ada kelompok baru tanpa melibatkan Gapoktandes, dan Kelompok baru itu bernama kelompok Sriwijaya. Pungkasnya. AR

Tag :

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…