Pemkab Pasuruan Kuliahkan 115 Guru Sukwan Sampai S1

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guru-guru sukwan saat menghadiri rapat pembekalan di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Pasuruan.
Guru-guru sukwan saat menghadiri rapat pembekalan di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberikan beasiswa kepada 115 guru Madin, TPQ, RA, PAUD dan TK.

Beasiswa ini diberikan untuk guru-guru yang masih belum kuliah. Sehingga mereka akan dikuliahkan selama 4 tahun hingga bergelar S-1.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Pasuruan, Hasbullah menjelaskan, dari 115 guru terdiri dari 30 guru madin (madrasah diniyah), 20 guru RA, 20 guru TPQ, serta 45 guru PAUD dan TK

"Total ada 115 guru yang kita kuliahkan sampai lulus S-1. Mulai dari Guru Madin sampai Guru TK," kata Hasbullah saat ditemui di ruangannya.

Ratusan guru yang akan menerima beasiswa tersebut adalah guru sukwan yang mengalami kesulitan dalam pembiayaan kuliah S-1. Kata Hasbullah, untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, masa kerja dan usia guru menjadi salah satu faktor penting.

Untuk usia guru diprioritaskan pada usia 30-45 tahun dan sudah mengajar minimal 10 tahun. Mereka wajib menyertakan biodata lengkap plus data pendukung seperti lampiran diklat sar dan lainnya.

"Kita prioritaskan untuk guru yang mengajarnya minimal 10 tahun dan usianya antara 30 sampai 45 tahun," singkatnya.

Lebih lanjut Hasbullah menegaskan bahwa untuk mensukseskan program beasiswa S1 bagi guru sukwan ini, Dispendikbud Kabupaten Pasuruan telah bekerja sama dengan empat Perguruan Tinggi (PT). 

Diantaranya Universitas Yudharta sebagai kampus perkuliahan bagi guru TK. Kemudian Universitas NU Surabaya (UNUSA) untuk menampung guru PAD dan TK yang mendapat beasiswa. Serta STAIPANA Bangil untuk para guru TPQ dan STAI Al Yasini bagi guru Madin.

"Kami sudah menekan MoU untuk program beasiswa S1 guru sukwan dengan empat kampus. Yakni STAI Al Yasini, STAIPANA Bangil, UNUSA, dan Universitas Yudharta," terangnya.

Hanya saja, program beasiswa S1 ini baru akan diberlakukan pada tahun 2024 mendatang. Seluruh pembiayaan ditanggung oleh APBD Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2023.

Hasbullah berharap, seluruh guru sukwan yang mendapat beasiswa S1 betul-betul serius dalam menempuh bangku perkuliahan, dan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

"Lebih-lebih kalau ternyata cumloude ya luar biasa," tutupnya. ris

Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Pemkab Sidoarjo Bekali Keterampilan Mekanik Motor untuk Tekan Pengangguran

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam menekan angka pengangguran serta memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kerja industri otomotif lokal, Pemerintah…

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Pemkab Madiun Siapkan Sejumlah Opsi Pendidikan bagi Anak Korban KM Virgo

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah menyiapkan sejumlah opsi dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak keluarga…

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Akses Warga Terputus Buntut Karhutla Gunung Butak Belum Padam Sepekan

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menindaklanjuti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di hutan pinus di Gunung Butak, Kabupaten Ngawi, kini mulai dalam kondisi…

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Perkuat Akses Pendidikan, Pemkab Trenggalek Siap Manfaatkan Rumah Inspirasi

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka memperkuat akses pendidikan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal memanfaatkan Rumah Inspirasi…

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Kejar Penilaian Swasti Saba 2027, Pemkab Ponorogo Benahi Indikator Kesehatan

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai persiapan mengejar penghargaan tertinggi Kabupaten/Kota Sehat, Swasti Saba Wistara pada 2027, Pemerintah Kabupaten…

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Minim Air, Petani Pacitan Terapkan Sistem Tumpangsari Palawija dan Tembakau

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Melihat fenomena ketersediaan air minim di lahan sebagai dampak kekeringan, sejumlah petani di Kabupaten Pacitan, menyesuaikan pola…