Dirikan Komunitas Janda di Kab Sumenep Em Zairi, Mendapat Banyak Dukungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Founder Komunitas Janda Kab.Sumenep, Em.Zairi dan Direktur RUBI Madura, Ade Suhaimi. SP/Ainur Rahman
Founder Komunitas Janda Kab.Sumenep, Em.Zairi dan Direktur RUBI Madura, Ade Suhaimi. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Em, Zairi, sebagai Founder dalam mendirikan komunitas para Janda di Kabupaten Sumenep, Akhirnya mendapat banyak dukungan di Kab. Sumenep.

Sebuah komunitas Perempuan hebat Madura itu terdiri dari para Janda yang ada di Kab. Sumenep, sejak didirikan, komunitas perempuan hebat itu sudah terkumpul kurang lebih tiga ratus para Janda di Kab. Sumenep. 

Saat ditemui reporter Surabaya pagi, di kediamannya di Desa Kasengan, Zairi, mengaku, awal mendirikan Komunitas para Janda itu mendapat banyak cibiran dari masyarakat setempat, sebab, konotasinya komunitas Janda dipandang hanya sebelah mata. Katanya kepada Surabaya pagi.

Menurutnya, sebuah komunitas yang dibilang unik itu sudah berjalan kurang lebih satu tahun dengan beranggotakan sebanyak hampir tiga ratus para Janda yang ada di Kab. Sumenep.

" Kita meniru pola pikir Gus Dur, Jadi sesuatu yang tidak dipikirkan oleh orang lain, kita pikirkan, apalagi keberadaan janda yang ditinggal mati suaminya, dan memiliki beberapa anak, lalu siapa yang membantu dan memikirkan anaknya"

Dikatakan, Zairi, Seiring dengan berjalannya waktu, kegiatan rutin, perkumpulan para janda itu ditempatkan di berbagai lokasi yang strategis, tujuannya agar saling memberikan motivasi bagi para janda untuk bangkit dari keterpurukan mentalnya. Selain bisa saling mengenal satu dengan yang lainnya untuk saling menguatkan. Jelasnya

Setelah itu sambungnya, Kegiatan rutin pertemuan para Janda dengan berbagai kegiatan positif dan atraksi kemampuan yang dimilikinya, akhirnya mendapat banyak dukungan dari berbagai organisasi yang ada di Kab. Sumenep, termasuk Pemerintah Kab. Sumenep, melalui Satuan organisasi pemerintah Daerah (SOPD) Kab. Sumenep. Tegasnya

Dikatakan, Zairi, keberadaan janda dengan anak Yatimnya adalah tanggung jawab negara, termasuk kita yang peduli berbagi. Makanya, disaat kita tidak bisa memberi janganlah mencaci. Ungkapnya

Oleh karenanya, Kata dia, pihaknya hanya menjadi media penghubung kepada pemerintah, agar keberadaan para Janda dan anak Yatim menjadi tanggung jawabnya, menjadi kebijakannya yang tidak seharusnya ditelantarkan. Kilahnya

Jadi, sambungnya, keberadaan para Janda itu kita fasilitasi dan diberikan aktivitas sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki, bahkan tak sedikit yang bisa diperbantukan di salah satu kantor sebagai staff administrasi ataupun yang lainnya. Ujarnya

" Dalam komunitas Janda, digelar kegiatan dalam setiap bulannya,  biasanya minggu ke empat, para janda dibekali ilmu pengetahuan dan pembinaan mental oleh tim ahli yang memiliki kemampuan "

Ia juga menjelaskan,  pelatihan dan pembinaan tersebut sebagai ajang untuk saling menguatkan satu dengan yang lainnya, makanya, mereka diberikan pelatihan dan pembinaan itu dari berbagai narasumber. Jelasnya

" Setiap kali digelar kegiatan, kita mengundang penyaji yang memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan moral yang membangkitkan dan memotivasi para Janda, seperti Pembinaan dalam bidang, Pendidikan, Keagamaan, Perekonomian dan Seni Budaya"

Zairi mengaku sangat optimis kedepannya untuk terus mengakomodir para janda tidak hanya di Kab. Sumenep, melainkan tiga kabupaten lainnya, yakni Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:16 WIB

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi d…

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…