Gaji Eks Pekerja Proyek Trotoar Gus Dur Jombang Belum Terbayar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek pembangunan trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Kabupaten Jombang terlihat mangkrak. SP/ Sarep
Proyek pembangunan trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Kabupaten Jombang terlihat mangkrak. SP/ Sarep

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Gaji mantan pekerja pembangunan trotoar dan drainase Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur Kabupaten Jombang, hingga saat ini masih belum terbayarkan. 

Menurut salah seorang eks pekerja trotoar jalan Gus Dur Jombang, Suhud. Sampai hari ini ia belum menerima hak selama bekerja di proyek trotoar dan drainase jalan Gus Dur. 

Dikatakannya, sebagian memang sudah dilakukan pembayaran gaji. ”Informasi yang saya dapat sebagian memang sudah mendapat gaji,” akunya.

Namun dirinya masih belum mengetahui kapan gaji miliknya tersebut akan dibayarkan oleh PT Renis Rimba Jaya. 

”Ini yang saya belum tahu. Semoga saja secepatnya dilakukan pembayaran,” kata Suhud memungkasi. 

Diberitakan sebelumnya para pekerja proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan Gus Dur, mengancam akan membongkar bangunan. Menyusul, gaji mereka belum dibayar selama tiga minggu ini oleh pihak pemborong. 

Salah seorang pekerja, Sutikno mengatakan jika dirinya sudah tiga minggu tidak menerima gaji di proyek rehabilitasi trotoar dan drainase Jalan Gus Dur Jombang. Padahal, dalam satu hari dirinya dibayar Rp 120 ribu. 

"Sudah beberapa kali kami tanya mandor, tapi selalu dijawab dengan janji-janji," ungkapnya, Kamis (09/11/2023).

”Pertama kali dijanjikan saya masih bisa terima, kedua tetap dijanjikan. Ketiga ini saya marah,” ujar Sutikno menambahkan. 

Ia menegaskan, jika tidak segera dibayarkan dan hanya diberi janji. Maka ia akan membongkar bangunan trotoar dan drainase Jalan Presiden KH Abdurahman Wahid yang ia dan pekerja lainnya kerjakan. 

”Kalau tidak segera dibayar ya kami marah. Mau saya bongkar itu bangunan,” tegasnya. 

Perwakilan PT Renis Rimba Jaya Roni Hermanto mengatakan, awal pekerjaan dulu pihaknya menggunakan sistem mandor. Sehingga yang menyiapkan pekerja dari mandor tersebut. 

”Semua tagihan mandor ke PT progres yang dikerjakan di lapangan. Kami selaku PT mengukur bayarin orang harus sesuai dengan yang dikerjakan,” ungkapnya, Kamis (9/11/2023) petang. 

Roni mengaku, sudah membayar penuh apa yang dikerjakan sama mandor tersebut sesuai dengan pekerjaannya.

”Jadi yang kurang itu sudah bukan menjadi kewenangan PT lagi. Itu mandor ke pekerjanya. Karena kami sudah membayar penuh,” katanya. Sarep

Berita Terbaru

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Milad 7 Tahun LSN, Gus Fawait Tegaskan Komitmen Syiar di Jalur Pemerintahan

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

Senin, 09 Nov 2026 01:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan syiar melalui jalur pemerintahan. Seiring dengan itu, …

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …