Banyak Kelompok Tani Fiktif, DKPP Sumenep, Diminta untuk Kaji Ulang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua LSM Super Ahmad Zaini, saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman
Ketua LSM Super Ahmad Zaini, saat ditemui reporter Surabaya pagi. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kab. Sumenep, diminta untuk melakukan pendataan kelompok Tani baru di bawah. Kata Ketua LSM Super,  Zaini kepada Surabaya pagi

Menurutnya, banyak aduan dari masyarakat terkait langkanya pendapatan pupuk bersubsidi dari pemerintah, langkanya pupuk dirasakan oleh masyarakat yang tidak masuk dalam anggota kelompok. Tegasnya

"Masyarakat mengadu kelangkaan pupuk, padahal sudah bergabung didalam kelompok Tani, tapi tetap sulit katanya, jadi saya merespon untuk melakukan survey ke bawah, untuk melakukan klarifikasi"

Namun, dikatakan zaini, ternyata di bawah itu tidak hanya kelangkaan pupuk saja, melainkan ada anggota kelompok Tani, tapi tidak mengetahui jika di struktur organisasi kelompoknya, ia menjabat sebagai sekretaris. Tudingnya

"Lucu kan, ada anggota kelompok, mengatakan kalau dirinya tidak mengetahui kalau dirinya menjabat sebagai sekretaris dalam kelompok tersebut"

Menariknya, kata Zaini, ada banyak kejanggalan di bawah, Gapoktandes tidak tahu kalau ada kelompok baru di desa, dan mengaku sudah terbit sertifikat baru dikasih tahu. Bahkan Gapoktandes tidak tahu jumlah kelompok yang ada.

Jadi, banyaknya temuan itu saya lakukan survey bersifat umum di beberapa titik kecamatan yang ada di Kab. Sumenep, makanya, saya hanya minta kinerja BPP dibawah untuk melakukan administrasi dan data yang valid mengenai kelompok dan RDK juga RDKK nya.

"Saya hanya meminta Dinas Proaktif untuk mengawal petani, jangan -jangan bantuan pupuk dan pendistribusiannya tidak tepat guna, sehingga berdampak kepada masyarakat petani yang benar membutuhkan"

Dikatakan Zaini, hasil temuan di berbagai wilayah di kecamatan itu, akan dibawa kepada pak Kabid, dan pak Kadis, untuk kemudian kepada Bupati Kab. Sumenep. Sebab, kata Zaini, bantuan yang bersifat umum dan menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat harus diperjuangkan. Ungkapnya

Selain itu, Pihaknya akan terus mengawasi pendistribusian pupuk pada kelompok dengan tujuan untuk membantu dan mengupayakan kelompok tani mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi tersebut. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Genap Setengah Abad, DLU Tegaskan Komitmen Layanan dan Keselamatan Penumpang

Genap Setengah Abad, DLU Tegaskan Komitmen Layanan dan Keselamatan Penumpang

Sabtu, 16 Mei 2026 12:21 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 12:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Dharma Lautan Utama (DLU) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-50 dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Vasa, Surabaya, Jumat (…

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

SurabayaPagi, Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di K…

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual I…

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …