SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pameran The Busan International Seafood & Fisheries Expo (BISFE 2023) di BEXCO, Busan, Korea Selatan pada 1-3 November 2023 dianggap sebagai jembatan untuk memperluas jaringan di Indonesia. Pasalnya, produk-produk perikanan dan makanan laut Indonesia yang aman dan berkualitas kembali menjadi primadona.
Diketahui, produk perikanan dan makanan laut Indonesia bahkan meraup transaksi sebesar 2,56 juta dolar AS atau sekitar Rp 38,47 miliar dalam pameran tersebut.
"Pameran ini menjadi salah satu jembatan kemitraan bisnis perikanan antara pelaku usaha perikanan Indonesia dengan calon pembeli (buyer) di Korea Selatan dan negara lainnya," ujar Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan (Kemendag) Merry Maryati, Rabu (15/11/2023).
Pada pameran ini, Paviliun Indonesia diisi oleh sembilan peserta, terdiri atas perusahaan yang terpilih dari berbagai provinsi yang menampilkan berbagai ragam produk unggulan ikan dan olahan ikan, seperti: seperti gurita, cumi, udang, tuna, kakap, kepiting, serta berbagai ragam produk makanan olahan ikan dan hasil laut.
Peserta juga melakukan penjajakan bisnis (business matching) dengan calon pembeli (buyer) yang mayoritas berasal dari Korea Selatan. Hal tersebut memicu tren ekspor produk perikanan Indonesia dalam lima tahun terakhir (2018-2022) tumbuh sebesar 8,4 persen.
Ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar Korea Selatan pada 2022 tercatat mencapai 96,4 juta dolar AS. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Korea Selatan antara lain ikan fillet, ikan beku, moluska, gurita, udang dan rumput laut.
Selain Indonesia, eksportir utama produk perikanan ke Korea Selatan diantaranya Rusia, Tiongkok, Vietnam, Norwegia, Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Peru, Taiwan dan Hong Kong. Produk perikanan yang diimpor Korea Selatan itu antara lain udang, kepiting, gurita, ikan beku dan salmon. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu