Lahan Relokasi Belum Fix, Kuasa Hukum PKL Modongan Desak Penertiban Ditunda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kuasa hukum PKL Modongan, Mujiono SH (kanan) saat memperjuangkan nasib PKL Desa Modongan, Sooko, Kabupaten
Kuasa hukum PKL Modongan, Mujiono SH (kanan) saat memperjuangkan nasib PKL Desa Modongan, Sooko, Kabupaten

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Polemik penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sempadan Afvoer Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto masih berbuntut panjang.

Kuasa hukum PKL Modongan, Mujiono SH mendesak penertiban ditunda hingga lahan relokasi PKL benar-benar telah disiapkan.

Sebab, lahan relokasi di TKD Modongan seluas 1.300 meter persegi yang disiapkan dinilai tidak cukup menampung 107 lapak PKL.

”Lebih baik (penertiban) ditunda dulu daripada menimbulkan konflik sosial. Untuk normalisasi afvour sungai, warga dan paguyuban PKL sudah sering bersih-bersih sungai,” ujarnya kepada Surabaya Pagi, Selasa (21/11/2023).

Tak pelak, lanjutnya, perlu adanya peran aktif antara Pemdes, Pemkab hingga Pemprov untuk menemukan solusi terbaik. Utamanya soal penentuan lahan relokasi yang representatif.

”Karena legal standing Afvour Modongan ini di Pemprov. Sudah dua kali kami surati Gubernur Oktober lalu tapi masih belum direspon sampai sekarang. Karena bagaimanapun juga perlu ada solusi sebelum dilakukan penertiban,” tandasnya.

Sementara itu, Sub Kordinator Pengawasan dan Pengendalian Bidang Bina Manfaat DPU SDA Jatim, Ari Pudji Astono menerangkan, hingga kini normalisasi afvour Modongan belum terlaksana meski surat pengosongan lahan sudah diedarkan sejak akhir September lalu.

Tertundanya upaya pengentasan banjir di wilayah Modongan dan Wringinrejo ini karena beberapa faktor. Namun begitu, pihaknya enggan menyebut faktor penghambat langkah pemerintah menanggulangi banjir luapan yang terjadi setiap tahun tersebut.

”Masih belum (dinormalisasi dan penertiban bangli). Karena apa? kami belum bisa sampaikan ke publik,” terangnya,

kemarin. Ari menyebut Pemprov Jatim tetap akan melakukan penertiban bangli dan normalisasi afvour di samping jalur penghubung Mojokerto – Jombang tersebut.

Kendati saat ini pihaknya belum bisa menentukan target pelaksanaannya. Terlebih, pihaknya juga telah menata lahan TKD Modongan seluas 1300 meter persegi yang sedianya untuk relokasi PKL.

”Untuk (penertiban dan normalisasi) itu kita lihat situasi dan kondisi di lapangan seperti apa. Masih kami koordinasikan dengan pimpinan juga,” papar Ari.

Terpisah, Kades Wringinrejo Suhartono mendorong Pemprov Jatim untuk segera melakukan penertiban bangli dan normalisasi afvour.

Pasalnya, sudah dua bulan lebih upaya pengentasan banjir tersebut tertunda. Terhitung sejak akhir September lalu surat pengosongan lahan diedarkan pada para penghuni bangli. Yang diminta untuk membongkar secara mandiri sebelum ditertibkan petugas.

"Sekarang sudah masuk musim hujan. Kalau tidak segera ditertibkan dan dinormalisasi, jelas kita khawatir banjir terjadi lagi,” ungkapnya.

Setelah menyurati DPU SDA Jatim untuk segera melakukan normalisasi awal Oktober lalu, dalam waktu dekat pihaknya bakal kembali bersurat. Dengan maksud meminta balasan dari surat yang telah dilayangkan sebelumnya. Terlebih sekitar 20 bangli di wilayah Wringinrejo yang dihuni PKL, sebagain besar sudah dibongkar mandiri.

”Dalam minggu ini kita akan surati DPU SDA Jatim lagi untuk meminta balasan surat kita sebelumnya. Karena sampai sekarang kami masih belum dapat balasan,” pungkas Kades. dwi

Tag :

Berita Terbaru

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

PETA CINTA Gus Fawait Permudah Layanan KTP, Warga Tak Perlu ke Dispendukcapil

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 21:10 WIB

JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Melalui program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di D…

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kunjungi Desa Gugut, Gus Fawait Dengarkan Aspirasi Warga dan Kader Posyandu

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 20:55 WIB

Jember - Bupati Jember, Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengarkan langsung berbagai…

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Persidangan Maidi, Saksi Sebut Alat Berat PUPR Dipakai Bantu Proyek TPA Winongo atas Perintah Maidi

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:57 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saksi Kepala Seksi Bidang PSDA Dinas PUPR Kota Madiun, Sri Teguh Sumaryanto, mengungkap di persidangan bahwa dirinya kerap m…

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Bank Jatim Salurkan Kredit Rp 111,28 triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan penguatan sinergi ini menjadi strategi penting dalam menciptakan ekosistem perbankan…

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Terpaan El Nino, Molor dari Akhir Agustus ke 2027

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Fenomena El Nino telah aktif dan diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan berdurasi lebih panjang di sebagian besar wilayah…

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Pengusaha HKI Curhat ke Kemenperin

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana meminta adanya penekanan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah…