Heboh, Dua Bocah Asal Sampang Kendarai Motor Tanpa Helm Sampai Jakarta: Bermodalkan GPS dan Uang Rp 100 Ribu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dua bocah asal Sampang, Jawa Timur, nekat mengendarai sepeda motor hingga ke Jakarta tanpa menggunakan helm. SP/ SMP
Dua bocah asal Sampang, Jawa Timur, nekat mengendarai sepeda motor hingga ke Jakarta tanpa menggunakan helm. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Dua bocah asal Sampang, Jawa Timur, nekat mengendarai sepeda motor hingga ke Jakarta tanpa menggunakan helm dan hanya berbekal GPS dan uang Rp 100 ribu. Uniknya lagi, selama diperjalanan keduanya tidak dihentikan polisi.

Diketahui, dua bocah tersebut masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) inisial D dan MZ ini nekat berangkat ke Ibu Kota untuk menemui teman sebayanya. Salah satu bocah, D, mengaku mengendarai motor secara bergantian dengan rekannya, MZ. 

Saat malam hari, dua bocah sempat tidur di gardu pos di Kabupaten Tuban. Sedangkan saat lapar, mereka hanya membeli mie instan untuk dimakan berdua. Tak hanya itu, kedua bocah yang nekat mengendarai motor dari Sampang menuju Jakarta tersebut tak satupun menggunakan helm. 

Belum sampai Jakarta, aksi nekat dua bocah ini dihentikan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Tengaran, Semarang, Jawa Tengah. Petugas pun segera menghubungi keluarga dari doa bocah itu.

Begitu mendapat informasi informasi ada dua bocah diamankan polisi, keluarga dari Sampang bergegas mendatangi Polsek Tengaran. Mereka menjemput dua bocah itu.

Paman salah satu bocah itu, Jauhari, mengaku pertama kali mendapat informasi dari istrinya yang ditelepon oleh petugas kepolisian.

“Mendengar informasi dari kepolisian kami kaget dan bergegas menjemput ke Jawa Tengah bersama keluarga, ” kata Jauhari, Rabu (22/11/2023).

Jauhari tak habis pikir dengan aksi nekat keponakannya yang nekat berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan teman sebayanya. Apalagi hanya membawa uang Rp100 ribu.

Padahal, jarak yang harus ditempuh mencapai ratusan kilometer dan harus mempersiapkan perbekalan selama perjalanan.

Terpisah, Kapolsek Pangarengan, Ipda Iwan Suhadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Bahkan setelah dijemput keluarga, dua bocah tersebut berada di Mapolsek Pangarengan untuk dilakukan mediasi.

“Kami panggil semua pihak keluarga dari kedua anak ini, untuk diberikan pemahaman. Supaya kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. smp-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Kejari Lamongan Sebut Laporan Dicabut, Unisla Klaim Sudah Kembalikan dana Penyelewengan KIP Kuliah

Kejari Lamongan Sebut Laporan Dicabut, Unisla Klaim Sudah Kembalikan dana Penyelewengan KIP Kuliah

Kamis, 09 Jul 2026 17:33 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pelaporan dugaan korupsi dana bantuan beasiswa miskin Bidikmisi, dan KIP Kuliah mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla)…

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Dukung Pembangunan Inklusif, PLN UIT JBM Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat dan Batik Eco Print di Probolinggo

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:09 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Sidang Tipikor: Saksi Sebut Fee Proyek untuk Kebutuhan Maidi hingga Perbaikan Rumah Anak

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 16:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya– ‎Praktik pungutan komitmen fee proyek di lingkungan Dinas PUPR Kota Madiun dengan besaran 4 hingga 10 persen terungkap dalam sidang …

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Pemkab Lumajang Petakan Daerah Rawan Kebakaran Masuki Musim Kemarau

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang saat ini tengah mengupayakan terkait pemetaan lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan…

Evaluasi Kasus Pungli, Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya

Evaluasi Kasus Pungli, Wali Kota Eri Cahyadi Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya

Kamis, 09 Jul 2026 15:02 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk penyegaran organisasi dan optimalisasi pelayanan publik, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, kembali melakukan mutasi…

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Jember Siapkan Strategi Berlapis

Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Jember Siapkan Strategi Berlapis

Kamis, 09 Jul 2026 14:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu upaya dalam mengatasi potensi kekeringan selama musim kemarau di Kabupaten Jember, saat ini Badan Penanggulangan…