Masa Kontrak Habis, Realisasi Trotoar Jalan Gus Dur Jombang Baru 73 Persen di Addendum

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase jalan Gus Dur Jombang. SP/Sarep
Pengerjaan proyek rehabilitasi trotoar dan drainase jalan Gus Dur Jombang. SP/Sarep

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, memberikan perpanjangan waktu proyek rehabilitasi trotoar dan drainase jalan Gus Dur yang masa kontraknya habis.

Rehabilitasi trotoar dan drainase jalan Gus Dur Jombang sedianya selesai pada Kamis, 23 November 2023. Namun, diberikan perpanjangan waktu hingga 15 hari kedepan. Perpanjangan waktu diberikan PPK Dinas Perkim Jombang, lantaran adanya addendum pekerjaan (surat perjanjian yang berarti tambahan klausul atau pasal yang secara fisik terpisah dari perjanjian pokoknya).

"Kontraktor yang mengajukan perpanjangan waktu 15 hari kedepan, karena ada addendum pekerjaan usulan dari beberapa OPD terkait," kata PPK Dinas Perkim Jombang, Sri Rahayu, Jumat (24/11/2023). Tambahan pekerjaan diungkapkan perempuan yang akrab disapa Yayuk ini diantaranya, peninggian halte angkot di depan Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang.

Tambahan lahan parkir serta penambahan bio tank untuk para PKL Namun, dari pantauan untuk halte angkot yang ditinggikan hanya bagian lantainya saja kurang lebih lima sentimeter. Dan tidak mempengaruhi waktu pengerjaan, karena sepanjang pedestrian di depan Undar tersebut belum selesai dikerjakan serta belum ada pemasangan lantai.

Selain itu pada Kamis, 23 November 2023 juga tidak terlihat satu pun pekerja yang lebur untuk mengejar deviasi. Diketahui, proyek rehabilitasi trotoar dan drainase jalan Gus Dur Jombang dikerjakan PT Renis Rimba Jaya dengan nilai kontrak Rp 3,2 miliar. Dan hingga masa kontrak habis per 23 November 2023 progres pengerjaan baru mencapai 73 persen.

"Masih pekerjaan lantai, batu alam dan granit. Kita masih menunggu materialnya datang," ungkap Yayuk. Diberitakan sebelumnya, pengerjaan nampak di fokuskan pada pengerjaan di bagian sisi barat. Itu pun belum sepenuhnya selesai. Sementara trotoar sepanjang depan Gedung Olahraga hingga kampus Undar baru mulai pemasangan lampu.

Nampak material lantai dan semen yang masih berserakan ditumpuk. Meski tiang lampu hias sudah nampak dipasang semua, tetapi bagian lantai, tempat tanaman nampak belum selesai dan beberapa bagian masih terlihat berantakan.

Informasi yang diterima media ini, para pekerja yang dipekerjakan pada proyek rehabilitasi trotoar dan drainase di jalan Gus Dur Jombang, diduga merupakan pekerja salah satu proyek yang juga dikerjakan oleh kontraktor trotoar. Lantaran, di proyek satunya belum ada pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja lebih.

Mereka "diboyong" untuk mengerjakan proyek Dinas Perumahan dan Pemukiman karena masa kontrak akan segera berakhir pada 23 November 2023. Hingga Rabu (22/11/2023) satu hari jelang berakhirnya kontrak, progres pengerjaan masih sekitar 73 persen.

Meski berat tuntas sesuai skedul, Dinas Perkumpulan Jombang mengaku masih ada waktu mengejar deviasi. "Mereka lembur terus, agar bisa mengejar ketertinggalan atau minusnya. Kita hargai itu," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perkim Jombang Sri Rahayu, Rabu (22/11/2023). sar

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…