Khofifah Setuju, Eks Kepala Bapenda Pimpin TKD Prabowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pertemuan para Ketua partai politik Koalisi Indonesia Maju Jawa Timur bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat membicarakan Ketua TKD Prabowo-Gibran di Jawa Timur. Boedi Prijo Soeprajitno (paling kiri) pun ikut dihadirkan.
Pertemuan para Ketua partai politik Koalisi Indonesia Maju Jawa Timur bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat membicarakan Ketua TKD Prabowo-Gibran di Jawa Timur. Boedi Prijo Soeprajitno (paling kiri) pun ikut dihadirkan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Teka-teki siapa yang menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jawa Timur, akhirnya terpecahkan. Sosok itu merupakan seorang birokrat yang pernah menjabat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni Boedi Prijo Soeprajitno, eks Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, M. Sarmuji pada, Jumat (24/11/2023).

"Benar (Boedi Prijo Soeprajitno), beliau jadi ketua TKD (Prabowo-Gibran di Jatim)," jawab Emil Dardak, saat dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023).

Sedangkan, M. Sarmuji, Ketua DPD Partai Golkar Jatim, menjelaskan yang menjadi Ketua TKD Prabowo-Gibran di Jawa Timur, merupakan mantan birokrat di Pemprov Jatim. "(Yang jadi Ketua TKD) Mantan birokrat, non partai yang bisa menggerakkan tim, membangun orkestrasi pemenangan, serta mengkoordinasi seluruh potensi untuk mencapai tujuan yaitu kemenangan Prabowo-Gibran," jelas Sarmuji.

Dari informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, terpilihnya Boedi Prijo Soeprajitno menjadi Ketua TKD Prabowo-Gibran Jawa Timur telah disepakati oleh beberapa Ketua Partai Politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) Jatim.

Mereka secara khusus bertemu dan berkumpul di suatu tempat di kawasan Surabaya Selatan. Bahkan, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga ikut hadir dalam penunjukkan Ketua TKD Prabowo-Gibran di Jatim. Selain itu juga dihadiri Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadar, Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur, serta perwakilan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan beberapa partai pengusung lain. Bahkan, Boedi Prijo Soeprajitno juga turut hadir.

 

Lakukan Inovasi di Bapenda Jatim

Boedi Prijo Soeprajitno sendiri merupakan sosok birokrat tulen yang jabatan terakhir, menjadi Ketua Bapenda Jatim. Dari catatan Surabaya Pagi, Boedi Prijo melakukan pengembangan inovasi layanan pembayaran pajak. Sepanjang kepemimpinannya di Bapenda, Boedi mengaku hal yang paling penting dalam transformasi layanan ialah pembayaran pajak berbasis online.

Dalam transformasi layanan ini terbagi dalam dua tahap. Pertama melalui gerai minimarket yang memanfaatkan Payment Poin Online Bank (PPOB). Selanjutnya, inovasi itu kembali dikembangkan dengan pembayaran melalui marketplace.

Kemudahan layanan pembayaran pajak, kata dia, menjadi salah satu pendorong tingginya kepatuhan masyarakat terhadap pajak. Selain itu, berbagai kebijakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam memberikan stimulus baik pembebasan denda maupun potongan pajak. “Makanya di tengah suasana pandemi Covid-19 ini penerimaan pendapatan Jatim masih tetap baik hingga Gubernur Khofifah mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tutur Boedi, pada 7 September 2020 sebelum dirinya pensiun.

Selain inovasi pembayaran pajak, Boedi juga mampu memenuhi target pendapatan daerah. Hingga memasuki masa pensiunnya, penerimaan pajak daerah pada tahun 2020, telah mencapai angka 87 persen. Pihaknya yakin, dengan berbagai upaya yang dilakukan Gubernur Khofifah, penerimaan pajak daerah tahun ini akan mampu melebihi target yang diharapkan.

“Kami juga sudah mulai membangun zona integritas di kantor Bapenda Jatim serta mengikuti kompetisi inovasi publik. Semua sudah berjalan dan sekarang tinggal menunggu hasilnya,” pungkas Boedi. rko/rmc

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…