Dongkrak Perekonomian Warga, Pemdes Wonoplintahan Siapkan Pasar Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ir. H. Joko Setyanggono, Kepala Desa Wonoplintahan. SP/ JUM
Ir. H. Joko Setyanggono, Kepala Desa Wonoplintahan. SP/ JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Tetapi, peningkatan ekonomi warga menjadi perhatian serius. 

Mulai tahun ini pemdes menyiapkan rencana pembangunan pasar desa. Sehingga, dengan adanya pasar desa di Wonoplintahan dapat mendongkrak perekonomian warga.

Kepala Desa (Kades) Wonoplintahan Joko Setyanggono mengatakan, perekonomian warga tetap menjadi perhatian pemerintah desa. Salah satu potensi yang dapat meningkatkan perekonomian warga, dengan adanya pasar desa. Oleh karena itu, mulai tahun  depan direncanakan pembangunan pasar desa tersebut.

”Kami di jajaran pemdes akan membangun pasar desa. Rencananya akan dilaksanakan tahun depan. Lokasinya strategis karena di tepi jalan raya,” katanya, Kamis (30/11/2023).

Kades Joko Setyanggono  menambahkan, untuk merealisasikan pasar itu dibutuhkan anggaran dan bertahap. Nah, untuk tahun ini pihaknya alokasikan untuk penggurugan lahan. Untuk rencana pembangunannya baru dilanjutkan alokasi anggaran tahun berikutnya. Yaitu 2024.

”Pasar desa mulai dicicil dan disiapkan tahun ini. Untuk merealisasikan pembangunan pasar desa, baru seluruhnya di tahun depan. Karena melihat kemampuan APBDes, pembangunan pasar desa itu dilakukan secara bertahap,” terangnya.

Selain mendongkrak perekonomian warga, pasar desa nantinya juga memberikan kontribusi berupa Pendapatan Asli Desa (PADes). Yakni melalui pos retribusi kios di pasar desa tersebut.

Tentu nantinya keberadaan pasar desa, mendapat atensi dan perhatian khusus dari pemdes setempat. Pemdes optimistis ke depannya akan ramai pembeli dan penjual.

“Pengelolaannya di bawah langsung pemdes, kedepan akan dikelola langsung oleh BUMDes yang baru saja terbentuk belum lama. Dengan adanya pasar desa ini, membawa nilai positif bagi pemdes dan juga warga,” ungkapnya. jum

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…