Siswa di SMAN 3 Bandung Lompat Dari Lantai 3, Pihak Sekolah Beri Penjelasan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana SMAN 3 Bandung. Seorang siswi SMAN 3 Bandung mengalami patah tulang setelah diduga meloncat dari lantai tiga sekolahnya, Kamis (30/11/2023). SP/ BDN
Suasana SMAN 3 Bandung. Seorang siswi SMAN 3 Bandung mengalami patah tulang setelah diduga meloncat dari lantai tiga sekolahnya, Kamis (30/11/2023). SP/ BDN

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Seorang siswa di SMAN 3 Bandung dilaporkan melompat dari gedung lantai 3 di sekolahnya. Namun teka-teki siswa tersebut melompat masih menjadi tanya tanya dan belum diketahui. Namun, diungkap kepolisian berdasarkan keterangan pihak sekolah. Siswa tersebut sebelum melompat, sebelumnya dalam pengawasan Guru BK.

"Dalam pengawasan dari BK," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, Kompol Agta Bhuwana Putra di Polrestabes Bandung, Kamis (30/11/2023).

Saat di cek di kamera pengawas CCTV sekolah, didapati bahwa korban meloncat dari lantai 3 bangunan sekolah. Korban terlebih dahulu mondar-mandir mengecek situasi sebelum akhirnya meloncat dari lantai 3.

"Loncat. Kalau dari CCTV sementara yang kami dapatkan memang pada saat keluar istirahat sepertinya itu, semuanya keluar dari kelas kemudian yang bersangkutan sempat mondar-mandir di lokasi, sebelum dia loncat dari lantai tiga, baru setelah itu dia sengaja untuk loncat ke bawah," ucap dia di Mapolrestabes Bandung.

Agta belum mengungkap hal yang menyebabkan siswi itu diawasi khusus oleh guru BK. Namun, kemungkinan siswi itu memang ada permasalahan khusus sehingga harus diawasi oleh guru BK.

"Anak tersebut sering melaksanakan konseling di BK. Pengawasan khusus dari BK-nya. Mungkin ada permasalahan khusus," ucap dia.

Sementara disinggung mengenai motif, Agta juga belum dapat memastikannya. Pihaknya masih akan memintai keterangan dari sejumlah pihak.

"Masih kami dalami, jadi untuk motif cinta atau ada motif yang lain, kami belum bisa memastikan karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan yang intensif dari rumah sakit," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, korban yang masih duduk di bangku kelas 11 itu terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter. Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang pada bagian leher, tangan, dan kakinya.

"Jadi anak tersebut sudah dirujuk ke RS Hasan Sadikin kemudian menderita patah di beberapa bagian mulai dari leher, tangan, kaki sampai cedera di pelipis," ucapnya.

Sementara itu, kronologi siswa yang terjun dari lantai 3 tersebut juga di jelaskan Wakil Kepala Sekolah Humas SMAN 3 Bandung, Ida Rohayani. Pihaknya membantah siswi berinisial A yang loncat dari lantai 3 bangunan sekolah diduga hendak bunuh diri karena motif putus cinta. Mereka meminta agar semua pihak menyajikan pemberitaan secara berimbang dan tidak menyudutkan siswa tersebut.

"Perlu diklarifikasi sebagaimana pemberitaan terjadi di masyarakat bahwa itu adalah percobaan bunuh diri dan sebagainya karena putus cinta, kami menyatakan itu tidak benar karena memang anak tersebut dalam pendampingan ahli," jelasnya.

Menurutnya, sejak masuk ke SMAN 3 Bandung, ia mengatakan yang bersangkutan sudah mendapatkan penanganan dari psikolog dan psikiater yang sudah berjalan selama dua tahun. Hal itu diketahui setelah sekolah melakukan assesment terhadap siswa yang akan masuk ke SMAN 3 Bandung. bdn-01/dsy

 

Tag :

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…