Restui dan Doakan Ganjar Jadi Presiden, Para Pedagang Minta Harga Kedelai Ditinjau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo diminta turun tangan mengendalikan harga kedelai bila terpilih menjadi presiden. SP/ KLM
Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo diminta turun tangan mengendalikan harga kedelai bila terpilih menjadi presiden. SP/ KLM

i

SURABAYAPAGI.ocm, Kalimantan - Para pedagang tempe dan tahu di Pasar Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) meminta Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo untuk turun tangan mengendalikan harga kedelai bila terpilih menjadi presiden. 

Permintaan tersebut mulanya datang dari Zazuli yang sudah 45 tahun berdagang tahu tempe di pasar. "Mas Ganjar kalau jadi presiden mohon dikendalikan harga (kedelai)," kata pedagang tempe dan tahu, Zazuli (65), Selasa (05/12/2023).

Menurut dia, selama ini tidak ada patokan harga. Hal ini, kata dia membuat harga kedelai tak stabil di pasaran.

"Kenapa harus ditangani pemerintah," tanya Ganjar.

"Soalnya, harganya semau saja. Tidak ada HET," ujar Zazuli.

Kepada Ganjar, Zazuli juga mengeluh harga kedelai yang terbilang tinggi. Biasanya, satu papan dijuak dengan harga Rp11 ribu, namun harganya melonjak menjadi Rp13 ribu.

"Sekarang harganya stabil apa gimana," tanya Ganjar.

"Lagi tinggi, Rp13 ribu. Normalnya Rp 11 ribu kedelai," jawab Zazuli.

Sementara itu, Ganjar bersama rombongan memulai kampanye dengan berkunjung ke Pasar Baru di Balikpapan. Kedatangannya menyedot perhatian pedagang dan pengunjung pasar. 

Mereka pun berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Ganjar Pranowo. Dan setibanya di lokasi, Ganjar langsung menghampiri beberapa kios pedagang. Harga dan stok menjadi hal yang sering dibicarakan bersama para pedagang tersebut.

Suasananya terasa hangat, beberapa kali Ganjar melemparkan candaan disambut tawa dan senyum masyarakat yang mengerubungi. Di akhir pertemuan, Ganjar memborong barang dagangan dari tiap kios yang didatangi.

Ganjar mengatakan, pemerintah harus mengontrol dan memastikan jumlah pasokan yang tersedia di pasaran.

"Produksi dengan teknologi yang sangat modern adalah data. Saya yang berkali-kali menyampaikan satu data Indonesia termasuk pertanian penting. Data lahan, berapa petani kita, komoditas ada di mana dan sebagainya," ujar dia.

Selain itu, Ganjar mendorong pemerintah memaksimalkan produktivitasnya. Ganjar menyoroti peran Bulog.

"Saya ulangi, bulog harus mengambil alih kembali, negara dan pemerintah harus mengendalikan," tandas dia. klm-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Tayang Juli, Film Foufo Libatkan 2.500 Peserta Casting dari Jatim dan Madura

Tayang Juli, Film Foufo Libatkan 2.500 Peserta Casting dari Jatim dan Madura

Minggu, 28 Jun 2026 15:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Film komedi fiksi ilmiah berjudul Foufo akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Sebelum perilisan nasional, film i…

LAN RI Bawa Pimpinan Nasional Belajar ke Industri, Indo Rasa Utama Jadi Laboratorium Bisnis Nyata

LAN RI Bawa Pimpinan Nasional Belajar ke Industri, Indo Rasa Utama Jadi Laboratorium Bisnis Nyata

Minggu, 28 Jun 2026 15:48 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Dr. Andi Taufik menyampaikan apresiasi kepada PT Indo Rasa U…

Bank Jatim Borong 7 Penghargaan di Ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026

Bank Jatim Borong 7 Penghargaan di Ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026

Minggu, 28 Jun 2026 15:42 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang 23rd…

Lewat Program PKBM, Disdik Tulungagung Gencarkan Penanganan 7.100 Anak Tidak Sekolah

Lewat Program PKBM, Disdik Tulungagung Gencarkan Penanganan 7.100 Anak Tidak Sekolah

Minggu, 28 Jun 2026 14:20 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menyikapi fenomena menyusul masih tingginya jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Tulungagung, saat ini Dinas Pendidikan…

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Komunikasi Digital

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Komunikasi Digital

Minggu, 28 Jun 2026 13:58 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mendukung pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berkomitmen dengan memperkuat kolaborasi dengan…

Warkop Karaoke di Ex Tol HK Jabon Masuk Zona Merah

Warkop Karaoke di Ex Tol HK Jabon Masuk Zona Merah

Minggu, 28 Jun 2026 13:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Keberadaan warung kopi (warkop) berfasilitas karaoke di wilayah Ex Tol HK, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo semakin marak, t…