Kemensos RI Sebut Keberadaan Pekerja Sosial Masyarakat Dibutuhkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelantikan Pengurus Nasional IPSM periode 2022 – 2027 di Jakarta akhir pekan kemarin.
Pelantikan Pengurus Nasional IPSM periode 2022 – 2027 di Jakarta akhir pekan kemarin.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Keberadaan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) di Indonesia telah menjadi bagian dari upaya penyelesaian persoalan sosial masyarakat.

Selama 48 tahun, relawan IPSM memberi respon cepat mengatasi kondisi darurat seperti bencana alam, wabah dan kejadian khusus.

IPSM merupakan tempat koordinasi, konsultasi, pertukaran informasi dan pengalaman serta pengembangan kemampuan administrasi dan teknis di bidang kesejahteraan sosial.

Organisasi yang berkedudukan di desa atau kelurahan ini terdiri dari warga masyarakat, yang dengan suka rela membantu pemerintah dan masyarakat dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

“Para pekerja sosial ini adalah relawan yang paling dekat karena berada di setiap daerah atau desa masing-masing, dimana mereka bermitra dengan pemerintah untuk membantu memberikan respon tercepat,” terang Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Pepen Nazaruddin saat melantik Pengurus Nasional IPSM periode 2022 – 2027 di Jakarta akhir pekan kemarin.

Ketua Umum IPSM Nasional Prof. Andriansyah mengatakan, keberadaan pekerja sosial diatur dalam Permensos No 10 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial Masyarakat.

“Program dan gerakan pekerja sosial masyarakat harus memberikan manfaat, mulai lingkungan hidup, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat untuk pengentasan kemiskinan, dukungan kepada program pemerintah, hingga peningkatan kapasitas pekerja sosial itu sendiri,” kata Andriansyah.

Salah satu rekomendasi Mukernas IPSM 2023 adalah meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kerja konkret, serta mewujudkan pembangunan kesejahteraan sosial yang merata. Karena itu seluruh anggota pekerja sosial diminta aktif membantu masyarakat di lingkungan terdekat.

Hal senada disampaikan Bendahara Umum IPSM, Danny Wibisono, yang menyebut keberadaan IPSM tidak hanya mengejar citra dan bargaining kelembagaan, namun juga mengimplementasikan nilai pekerjaan sosial secara benar, standar pelayanan minimum, keseimbangan sosial dan lingkungan dalam bekerja.

Beberapa kerja nyata pekerja sosial ini antara lain memperjuangkan pemenuhan hak anak jalanan seperti pendidikan, kesehatan, tempat tinggal dan bakat-minat, serta menjadi ujung tombak penyaluran bantuan sosial non tunai di masyarakat.

“Pekerja sosial di daerah juga bergerak cepat mengatasi bencana alam dan wabah, seperti Covid-19 kemarin,” kata Danny. Can

Tag :

Berita Terbaru

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kulit kencang sering dianggap sebagai salah satu tanda kulit yang sehat, bukan sekadar soal penampilan. Seiring bertambahnya usia, produksi k…

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Selama ini Bali identik dengan pantai berpasir putih, sunset di Uluwatu, atau deretan beach club yang ramai pengunjung. Padahal, di balik c…

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Jumlah pekerja lepas di Indonesia terus bertambah setiap tahun. Dari penulis, desainer grafis, hingga konsultan pemasaran, profesi freelance …

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – Rumah-rumah baru tahun ini punya satu kesamaan: logam tak lagi sekadar menjadi struktur yang tersembunyi di balik dinding. Besi, baja, h…

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Proyek pemeliharaan jalan paving di RT 08, RW 04 dan pembangunan saluran drainase di RT 01, RW 01 Desa Gempolklutuk, Kecamatan…

Jelang Muktamar NU, Sosok Gudfan Arif Ghofur Dinilai Layak Masuk Bursa Ketum PBNU

Jelang Muktamar NU, Sosok Gudfan Arif Ghofur Dinilai Layak Masuk Bursa Ketum PBNU

Senin, 10 Agu 2026 11:53 WIB

Senin, 10 Agu 2026 11:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), rekam jejak pengabdian H. Gudfan Arif Ghofur di lingkungan organisasi semakin banyak m…