SURABAYAPAGI, Sampang – Warga Dusun Brakas, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menolak bantuan pengeboran sumber mata air dari Universitas Pertahanan (UNHAN). Hal itu membuat alot dalam musyawarah dengan tokoh masyarakat setempat yang fasilitasi Koramil Torjun, Selasa (12/12/2023).
Salah satu warga Dusun Brakas Desa Torjun mengatakan bahwa pihaknya meminta untuk pengeboran tidak dilakukan.
"Kami menolak pengeboran ini, lebih baik rencana bor sumur itu dipindahkan ke tempat lain saja karena sumur di Dusun Brakas ini dikeramatkan oleh warga," katanya.
Bantuan pengeboran mata air tersebut disinyalir merupakan tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat bernama Sumber Oleh Barokah.
Sementara, Aulia Rahman Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sampang menyampaikan bahwa rencana pengeboran yang akan dilakukan di Dusun Brakas Desa Torjun dibatalkan karena ditolak oleh warga setempat.
"Ada rapat koordinasi terkait dengan adanya pengeboran namun ditolak oleh masyarakat karena tempat yang akan dilakukan pengeboran itu ada sumber mata air yang dikeramatkan. Dan sesuai dengan perintah Dandim 0828 Sampang apabila ada salah satu warga yang menolak maka program itu harus digagalkan dan bisa dialihkan ke tempat lain," ucapnya.
Sampai berita ini diturunkan pemindahan lokasi pengeboran masih belum ditetapkan dan pihak Koramil Torjun serta pihak Kecamatan Torjun enggan berkomentar. gan
Editor : Moch Ilham