Pemkab Mojokerto Rampungkan Normalisasi 24 Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengerjaan normalisasi sungai/ aliran untuk mengurangi dampak banjir di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Pengerjaan normalisasi sungai/ aliran untuk mengurangi dampak banjir di wilayah Kabupaten Mojokerto.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) telah menuntaskan normalisasi 24 sungai di 33 desa dengan total sepanjang 20 kilometer.

Normalisasi sungai maupun aliran tersebut bertujuan untuk mengantisipasi bencana banjir di musim hujan.

Diharapkan normalisasi secara masif yang dimulai sejak Februari 2023 hingga sekarang ini, dapat efektif untuk mengurangi dampak banjir di beberapa titik daerah langganan banjir.

"Total normalisasi kurang lebih 20 kilometer dan sekarang masih ada yang proses," ucap Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin melalui Kabid SDA, Rois Arif Budiman.

Rois mengatakan normalisasi dapat mengembalikan fungsi sungai untuk memperlancar aliran sehingga akan mengurangi potensi meluber yang mengakibatkan banjir.

"Tujuan normalisasi adalah mengembalikan dan atau mempertahankan penampang alami sungai atau saluran. Sehingga dapat mengalirkan air dengan baik untuk mengurangi resiko banjir dan erosi," bebernya.

Sasaran normalisasi adalah sungai yang mengalami pendangkalan terutama yang belum tersentuh normalisasi dan daerah rawan banjir.

Setidaknya ada puluhan desa yang sudah dilakukan normalisasi.

"Sampai sekarang sudah kita laksanakan normalisasi 24 sungai dan saluran yang ada di 33 desa," ucap Rois.

Ia mengungkapkan normalisasi ini merupakan wujud nyata dari Pemkab Mojokerto dalam rangka mengurangi dampak banjir.

Terlebih, kewenangan sungai ada di pusat sehingga Pemerintah Daerah berkolaborasi setelah MoU dengan BBWS Brantas yang bisa berperan aktif untuk pemeliharaan sungai berupa normalisasi sungai/ saluran ditambah.

"Kita juga rutin berkoordinasi dengan pusat untuk usulan kegiatan pemeliharaan di sungai yang bersifat permanen dikerjakan oleh BBWS Brantas," ungkapnya.

Rois berujar, pihaknya juga akan melakukan monitoring secara berkala untuk memantau sungai/ aliran pasca normalisasi tersebut.

"Jadi sesudah normalisasi pasti kita evaluasi dan monitor secara kontinyu. Intinya apa yang bisa dilakukan oleh Pemda untuk masyarakat, terutama mengurangi dampak banjir yang salah satunya dengan normalisasi ini," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Marak MBG Tak Layak Konsumsi, DLHP Magetan Intensifkan Pengawasan SPPG

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

Senin, 16 Mar 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya tindak lanjut terkait maraknya Program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang selalu viral di media sosial (medsos) karena…

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…