Produksi Rumput Laut Sumenep Tembus 686.657 Ton, Ini Langkah Diskanla Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para petani rumput laut di Sumenep, Jawa Timur tengah panen, Selasa (26/12/2023). SP/ RIKO
Para petani rumput laut di Sumenep, Jawa Timur tengah panen, Selasa (26/12/2023). SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (Diskanla) mengungkapkan terdapat sejumlah titik Potensi pembudidayaan rumput laut di Jawa Timur yang kini berkembang pesat. Salah satunya ada di Kabupaten Sumenep yang dikenal memiliki rumput laut terbaik nomor dua Nasional setelah Maluku.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Muhammad Isa Anshori mengatakan rumput laut di Sumenep adalah terbaik nomor satu di Jawa Timur dan terbaik nomor dua tingkat Nasional. Dimana rumput laut sangat diminati tidak Hanya di dalam negeri tapi juga pasar luar negeri. 

“Sebanyak 52,8 % total produksi perikanan budidaya di Jatim berasal dari rumput laut. Utamanya ada di Sumenep ini,” ujar Isa Anshor saat menghadiri Eksplorasi Rumput Sumenep di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Selasa (26/12/2023).

Dibeberkan Isa, luas potensi budidaya rumput laut di Kabupaten Sumenep kurang lebih 243.254 hektare, luas eksisting 59.424 hektare, jumlah petani rumput laut 4.093 orang. Sedangkan produksi budidaya 686.657,08 ton dan Nilai Produksi Budidaya 3.433.285.405 di tahun 2023. 

“Rumput laut di Sumenep terbanyak di Kecamatan Sapeken 221.547 ton disusul Kecamatan Saronggi 166.164 ton,” urai Isa Anshori.

Menurut dia, peluang investasi budidaya rumput laut masih bisa ditingkatkan dan memiliki potensi usaha kelautan dan perikanan yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir, penyerapan tenaga kerja dan meningkatkan devisa negara.

"Menjawab tantangan budidaya rumput laut di Jatim, rencana aksi kegiatan yakni pembangunan laboratorium rumput laut kultur jaringan, penyediaan kebun bibit rumput laut. Penerapan cara budidaya ikan yang baik, penggunaan bibit unggul dan pengembangan budidaya dalam satu kawasan," katanya.

Disamping itu, lanjut Isa, pemilihan lokasi yang sesuai dengan tata ruang daerah, kebijakan daerah terkait kegiatan di daratan Pembenahan tata niaga dan penguatan kelembagaan kelompok. Memberikan akses permodalan melalui Bank Jatim atau Dana Bergulir (Dagulir). 

"Peningkatan kualitas rumput laut hasil budidaya (kandungan karagenan, mutu hasil) melalui penerapan dan sertifikasi CBIB. Pengajuan PKK PRL (khusus Pengajuan PKK PRL) secara komunal di Kampung Rumput Laut," beber mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air Jatim ini. “Di Sidoarjo sudah ada pembudidayaan Rumput Laut dan kemarin baru saja di ekspor ke luar negeri,” imbuhnya.

Sementara itu, para nelayan atau petani pembudidaya Rumput Laut di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi berharap ada kestabilan harga dari pemerintah. Selama ini para petani belum melihat ada perhatian dari pemerintah secara komprehensif. Terlebih selama ini nelayan rumput laut menggunakan alat dan cara-cara tradisional, tanpa melalui dukungan pemerintah. 

“Dari pemerintah belum ada yang datang kesini, baru kali ada Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur dan teman-teman Pokja Indrapura,” ujar Rudi, perwakilan pembudidaya rumput laut desa Tanjung Kecamatan Saronggi Sumenep.

Harapannya Masyarakat yang setiap hari hidup dari penghasilan rumput laut ini tidak muluk-muluk. “Kami hanya ingin ada kebijakan stabilisasi harga Rumput Laut, sehingga para kami semua sejahtera secara ekonomi dan mampu meningkatkan produktivitas,” terangnya.

Senada, Jamilah, perempuan berusia 27 tahun ini salah satu pekerja pembibitan rumput laut pasca panen berharap ada pengolahan pasca panen dari rumput laut. Selama ini tidak ada penyuluhan, peralatan atau pelatihan dari pemerintah, akan dibuat apa rumput laut ini. 

"Kita pinginnya cepat dapat uang. Sebenarnya rumput laut ini bisa dijadikan olahan makanan dan minuman, tapi kami tidak punya alat pendukung," ujar Jamilah.

Ia membenarkan jika harga rumput laut tidak pernah stabil. Rata-rata dibeli oleh pengepul yang dihargai Rp15 ribu per kilogram. Kadang-kadang 20 ribu per kilogram. “Pernah 25 ribu perkilo, tapi Saya kurang tahu juga kenapa sekarang hanya dihargai Rp15 ribu saja," herannya. rko

Berita Terbaru

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…