Diduga Dimutilasi Tukang Pijat, Arek Suroboyo Hilang sejak Oktober 2023

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Petugas Polresta Malang Kota masih terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi di Jalan Sawojajar Gang XIII A, RT01/ RW03, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat ini, terduga pelaku yakni Ar alias Abdul Rahman warga Probolinggo, masih terus menjalani pemeriksaan. Hal itu, dijelaskan Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Nur Wasis pada Jumat (05/01/2024) malam.

Disampaikannya, bahwa pengungkapan ini berawal adanya laporan orang hilang pada 15 Oktober 2023 atas nama Adrian Prawono atau AP (34), warga Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya. Dari laporan awal itu, petugas terus melakukan penyelidikan hingga menemukan potongan tubuh berupa pinggul manusia di Sungai Bango Kedungkandang. Saat ditemukan, potongan tubuh tersebut sudah dalam kondisi sedikit membusuk.

“Kami juga mendapatkan petunjuk berupa komunikasi terakhir korban AP, yang mengarah kepada tersangka berinisial Ar. Dari situ, kami lakukan pendalaman,” jelasnya.

Pada Kamis (04/01/2024) kemarin, ujarnya, Ar ditangkap petugas kepolisian (sebelumnya sempat diperiksa, red). Dari penangkapan ini, akhirnya Jumat (5/1/2024) dinihari tadi, petugas mendapati potongan tubuh lain yang sudah menjadi tengkorak.

“Dari hasil penyelidikan, kami mendapati bahwa ada potongan tubuh yang dipendam tersangka di pinggir sungai. Potongan tubuh yang sudah tinggal tulang itu, adalah bagian kepala, telapak tangan dan telapak kaki,” jelasnya.

Tulang belulang potongan tubuh korban tersebut, lanjutnya, sudah dievakuasi dan dibawa ke Kamar Jenazah RS Saiful Anwar (RSSA) untuk dilakukan autopsi. Meskipun demikian, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah tengkorak tersebut adalah korban AP atau tidak. Pihaknya juga sudah memanggil pihak keluarga AP, untuk pendalaman.

“Untuk memastikan bahwa tengkorak yang ditemukan ini adalah korban AP atau yang dilaporkan hilang pada 15 Oktober 2023 atau korban yang lain, saat ini masih pendalaman. Kami juga sudah memanggil keluarga korban dari Surabaya, untuk mengenali struktur gigi pada tengkorak korban,” urainya.

Dijelaskan pula, bahwa dalam pemeriksaan petugas, Ar kooperatif dan mengakui perbuatannya. “Tersangka Ar mengakui dan kooperatif. Dan saat ini, penyelidikan masih berjalan dan kami juga telah memeriksa sebanyak tiga orang saksi dan kemungkinan akan bertambah. Atas perbuatannya tersebut, tersangka Ar dijerat dengan Pasal 338 atau Pasal 340 KUHP. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau seumur hidup,” jelasnya.

Sementara itu, terkait mobil milik korban, yaitu Toyota Rush bernopol L-1465-JK, saat ini sudah ditemukan polisi terparkir di pinggir Jalan Raya Sawojajar dan sudah dibawa ke Polsek Kedungkandang. “Kami masih terus melakukan pendalaman hingga benar-benar utuh,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa Ar seorang terapis pijat dan diduga membunuh pasiennya sendiri dan melakukan mutilasi. Korbannya diduga berinisial AP, warga Kota Surabaya dan memiliki usaha di Kota Batu. Pembunuhan dan mutilasi itu, diduga dilakukan tersangka di rumah kos yang terletak di Jalan Sawojajar Gang XIII A RT01/RW03 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Dugaan pembunuhan dan mutilasi sendiri, diduga dilakukan pertengahan Oktober 2023 dan baru terungkap di awal Januari 2024 ini. mlg

Berita Terbaru

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Raih Poin Puncak, Kolonel Inf Batara Sabet Juara 1 Lomba Menembak Pistol

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

Senin, 03 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Jombang - Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Komandan Korem 082/CPYJ meraih juara 1 Lomba Menembak Pistol Danrem 082/CPYJ Cup Kategori Eksekutif…

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Sidang Maidi: Pengamat Nilai Keterangan Saksi Daffa dan Noer Aflah Aneh dan Penuh Kejanggalan 

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik Iwan Susanto menilai keterangan saksi Daffa dan Noer Aflah dalam sidang ketujuh perkara dugaan korupsi dan…

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Tangani Kasus Kades Kunti, PPA Polres Ponorogo Olah TKP dan Periksa Korban

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

Senin, 03 Agu 2026 19:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut dugaan penganiayaan yang diduga d…

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

DPR RI Sebut Homecare Bupati Jember Bermanfaat Untuk Rakyat Kecil

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Charles Meikhyansah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program H…

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Perkuat Sinergi, BPJS Ketenagakerjaan Teken PKS PLKK dengan RSGM dan Klinik UB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

Senin, 03 Agu 2026 18:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan Universitas Brawijaya (UB) terkait …

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Sidang Maidi: Saksi Sebut Dana CSR Rp300 Juta Dibelikan Sembako hingga Payung

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Senin, 03 Agu 2026 17:41 WIB

Akui Pernah Titipkan Uang Rp50 Juta Lewat Ajudan…