Viral, Siswi SMK Tewas Tertimpa Baliho Caleg DPR RI, Bawaslu Beri Wejangan Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat mendatangi TKP kecelakaan karena baliho di Jalan Raya Banyumas - Kebumen, Minggu (14/01/2024). SP/ Polres Kebumen
Polisi saat mendatangi TKP kecelakaan karena baliho di Jalan Raya Banyumas - Kebumen, Minggu (14/01/2024). SP/ Polres Kebumen

i

SURABAYAPAGI.com, Kebumen - Baru-baru ini viral sebuah baliho kampanye Calon Legislatif (Caleg) yang sering dipasang dipinggir jalan menimpa seorang siswi SMK di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Akibat insiden tersebut, salah satu siswi meninggal dunia, sedangkan salah satu rekan korban selamat menangis histeris melihat temannya terbujur kaku tak bernyawa.

Sementara alat Peraga Kampanye (APK) tersebut diketahui milik Caleg DPR RI dari Dapil Jateng 7 (Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purbalingga) dan diduga dari Partai Nasdem .

"Berdasarkan laporan pantauan PKD (Panwaslu Kelurahan/Desa) dan Panwascam diperoleh keterangan bahwa APK tersebut milik Caleg DPR RI. Kami dari Bawaslu tidak melihat sendiri APK (yang menimpa siswi SMK) tersebut," jelas Anggota Bawaslu Kabupaten Kebumen, Imam Khamdani, Minggu (14/01/2024).

Ia juga membenarkan, APK tersebut adalah milik dari politisi berinisial AY. Diperoleh informasi, caleg tersebut juga telah datang ke rumah korban untuk mengucapkan bela sungkawa.

"Sebenarnya, sejak tanggal 1 Januari 2024 lalu, kami sudah meminta kepada KPU Kebumen agar memberikan peringatan pada Caleg untuk mencopot APK yang melanggar ketentuan. Jika dalam batas waktu hingga tanggal 15 Januari tidak dilaksanakan, maka Bawaslu akan melakukan penertiban. Saat dilakukan pantauan, APK (yang menewaskan siswi SMK) tersebut tidak ada. Dari informasi di lapangan, APK itu dipasang malam sebelum peristiwa (Selasa malam)," terang Imam.

Sementara itu, pihak Kapolres Kebumen, AKBP Recky mengatakan hingga saat ini masih ditangani jajarannya. Recky menjelaskan, baliho milik caleg tersebut dipasang oleh pihak ketiga. Pemasangan baliho tersebut saat ini masih dalam penanganan oleh Bawaslu Kebumen.

“Yang pasang baliho pihak ketiga dan sedang ditangani oleh bawaslu,” jelasnya.

Terkait informasi di media sosial yang menyebut, korban sempat ditabrak dan diseret oleh sebuah mobil, Recky mengatakan hal itu masih dalam penyelidikan. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman.

“Belum bisa dipastikan kaitan dengan ditabrak mobil dan terseret. Dari olah TKP tidak ada benturan dengan mobil. Ini masih kita periksa saksi-saksi juga, jadi belum berani mengatakan laka tunggal,” tandasnya.

Terkait hal itu, Sekjen Bawaslu RI Ichsan Fuady meminta agar peserta pemilu tertib dalam pemasangan alat peraga kampanye.

“Kami respons adalah harapannya adalah semua bisa tertib jadi tidak membahayakan orang lain,” kata Fuady, Minggu (14/01/2024).

“Maka semua pihak harus sadar tentang itu semua harus saling mendukung,” imbuhnya.

Selain itu, Fuady juga meminta agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam mengawasi jalannya pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Harapannya rakyat bisa bersama Bawaslu bisa mengawasi pemilu dalam rangka tegaknya keadilan Pemilu,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, seorang siswi sebuah SMK swasta meninggal diduga akibat tertimpa baliho Caleg DPR RI, Rabu (10/01/2024) sekitar pukul 14.30 WIB. Siswi tersebut berinisial SR (18), siswa kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen.

Saat itu, SR berboncengan dengan temannya berinisial SI (19) hendak pulang ke rumah berboncengan sepeda motor. Sesampai di lokasi, salah satu APK tertiup angin dan menimpa motor kedua korban. 

Saat kejadian helm yang dipakai oleh korban terlepas dan membuat luka yang serius di bagian kepala. SR korban tewas merupakan warga Desa Kedungwringin, Kecamatan Sempor ini masih duduk di bangku SMK Tamtama Karanganyar. kbm-01/dsy

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…