Disindir Prabowo Soal Internet Gratis, Ganjar: Dengan Digitalisasi Orang Bisa Cari Makan Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Presiden (Capresn) no urut 2 Prabowo Subianto dan Calon Presiden (Capres) no urut 3 Ganjar Pranowo. SP/ JKT
Calon Presiden (Capresn) no urut 2 Prabowo Subianto dan Calon Presiden (Capres) no urut 3 Ganjar Pranowo. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Jelang Pemilu 2024 yang tinggal beberapa minggu lagi nyatanya makin panas. Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 dan 3 saling sindir masalah visi-misi. Berawal dari capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang sempat menyinggung program internet gratis, kini Ganjar Pranowo semakin meluap-luap.

Calon presiden nomor urut 3 itu pun kembali menyentil balik pernyataan Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Ganjar dalam pidatonya di Kampanye terbuka paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud di Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/01/2024).

Awalnya Ganjar bicara soal upayanya melakukan digitalisasi, salahnya dengan penyediaan internet gratis. Ia lantas menyebut dengan fasilitas internet gratis para anak-anak bangsa bisa belajar, terlebih juga bisa mengembangkan kreativitasnya.

"Di situlah, di situlah fasilitas buat mereka pelajar anak muda yang lagi berusaha mereka kembangkan itu dengan ekonomi kreatif yang dipegang anak muda mereka bisa jadi penyanyi mereka jadi seniman budayawan mereka menulis mereka menjadi desainer mereka main esport mereka jadi gamers dengan internet itu harapannya berkembang," tuturnya.

Lebih lanjut, menurut dia, lapangan kerja bakal semakin terbuka dan akan banyak orang yang kreatif memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. Ia lantas menyindir program Prabowo-Gibran, dengan menyebut orang kreatif dan cerdas bisa membeli makan siang sendiri tanpa gratisan.

"Maka orang kreatif mereka yang menggunakan manfaat teknologi informasi dan digitalisasi mereka orang cerdas mereka orang-orang yang sanggup mencari makan dan setidaknya makan siang akan dia bayar sendiri. Mereka bisa ciptakan lebih banyak pekerjaan dan itulah komitmen kami," kata Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar menyampaikan, dengan fasilitas internet gratis dan cepat, orang-orang akan mempersiapkan kecerdasannya bukan menjadi orang bodoh.

"Jadi orang-orang yang berpikir bahwa fasilitas internetnya cepat fasilitas internetnya merata mereka adalah orang-orang yang siap dengan segala kecerdasannya mereka bukan orang bodoh mereka anak-anak hebat maka itu semua akan bisa kita wujudkan kalau kita menang kalau kita menang kalau kita menang," pungkasnya.

Sebelumnya, calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menanyakan kepada pendukung, lebih penting mana antara makan atau internet. Pertanyaan itu ia ajukan kepada pendukung dalam acara konsolidasi di Pontianak, Kalimantan Barat. Pertanyaan Prabowo itu menanggapi anggapan bahwa internet lebih penting dibanding makan siang.

Sementara itu, diketahui makan siang gratis merupakan salah satu program unggulan dari pasangan Prabowo-Gibran. Menurut Prabowo, anggapan internet lebih penting ketimbang makan hanya datang dari mereka yang berpikir lambat.

"Karena ada yang katakan, tidak penting itu makan siang untuk anak-anak. Katanya lebih penting internet. Saya tanya ke rakyat, lebih penting makan atau internet?" tanya Prabowo yang dijawab lebih penting makan oleh relawan.

"Orang yang bilang rakyat nggak minta makan untuk rakyatnya, saya kira otaknya agak, agak lambat. Kalau orang otaknya gak jalan, ya jangan jadi pemimpin," kata Prabowo.

Bahkan, Prabowo menegaskan bahwa program makan siang gratis tersebut sudah diadopsi oleh 76 negara di dunia. Di mana sasarannya adalah anak-anak.

"Jadi, kita harus cepet-cepet. Anak-anak kita perlu makanan bergizi saudara-saudara sekalian, supaya apa? Supaya anak-anak Indonesia tumbuh dengan kuat, ototnya kuat, tulangnya. Yang paling penting cerdas otaknya saudara-saudara sekalian," kata Prabowo. jk-07/dsy

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…