Balita 2,5 Tahun Meninggal saat Bermain di Selokan Depan Rumahnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi saat melakukan olah TKP. SP/Lestariono
Polisi saat melakukan olah TKP. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Saat bermain dengan saudaranya di selokan (sungai kecil) yang kemungkinan untuk mencari ikan depan rumahnya, DW 2.5 tahun bocah laki laki itu hanyut terbawa arus air selokan dan di meninggal saat ditemukan warga, dan terceburnya korban sekitar 500 meter dari tkp awal. 

Mendengar dan melihat kejadian itu warga Desa Mandesan Kec.Selopuro Kabupaten Blitar kalang kabut  karena korban  putra pasangan SF 26 dan Mar 31 merupakan tetangga yang berdekatan, informasi dari masyarakat awal mula korban Sebut saja DW 2,5 tahun sekitar pukul 14.00 bermain di aliran selokan yang berada di depan rumahnya bersama kakak perempuanya WI 4 tahun yang kemungkinan mencari ikan, sedang orang tuanya (Ibunya SF 26) ada di rumah sementara Mar 31 suami SF sebagai sopir sedang aktifitas.

Sekitar pukul 15.30 Adi 25 tetangga korban juga sedang mencari ikan, saat itulah Adi melihat korban dalam posisi tengkurap di selokan berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban, langsung Adi guna menolong dan langsung dibawa ke rumah ibu Sulis Indayati 42, untuk pertolongan walau korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya pukul 16.00 korban dibawa oleh warga ke Ibu Purwanti selaku Bidan desa, walau korban DW sudah meninggal dunia, oleh Ibu Purwanti dilakukan Otopsi Verbal (Luar) tidak ditemukan adanya luka, selanjutnya dengan kesepakatan warga korban dibawa pulang ke rumahnya untuk di makamkan.

Sementara pihak Polsèk Selopuro tidak bisa di hubungi..sedang Humas Polres Blitar juga tidak aktif setelah Kasi Humasnya purna (Pensiun) awal Januari 2024. Les

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…