TKN Bantah Gibran Dilatih untuk Mempermalukan

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 24 Jan 2024 21:06 WIB

TKN Bantah Gibran Dilatih untuk Mempermalukan

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua TKN Habiburokhman menepis anggapan Gibran dilatih untuk mempermalukan. Namun, dia yakin pernyataan Mahfud yang bilang ingin mempermalukan Gibran pengakuan tulus.

"Apa yang disampaikan Pak Mahfud di satu sisi merupakan tuduhan tidak berdasar bahwa mas Gibran ingin mempermalukan beliau, tetapi di sisi lain merupakan pengakuan yang sempurna bahwa beliau ingin mempermalukan Mas Gibran," ucapnya kepada wartawan, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Prabowo, Perkuat Hubungan AS-RI

"Rakyat sudah cerdas dan bisa menilai, seharusnya sebagai tokoh bangsa beliau memberikan sori Tauladan untuk di contoh oleh kaum muda," lanjut Habiburokhman.

Dia mengatakan seharusnya dalam debat tidak ada kata mempermalukan atau dipermalukan. Sebab, dalam debat setiap calon bebas menyampaikan pendapat.

"Dalam debat kemarin seharusnya tidak ada istilah mempermalukan atau dipermalukan, karena debat merupakan bagian dari kampanye yang merupakan kesempatan bagi pasien untuk menyampaikan gagasan, visi, misi dan program," tuturnya.

 

Baca Juga: Diwarnai Keberatan, Prabowo-Gibran Raih 26.976 Suara di Karangpilang

Tudingan Mahfud ke Gibran

Sebelumnya, Mahfud mengungkap Gibran dilatih untuk mempermalukan dirinya di debat. Mahfud menyebut pelatih Gibran justru menganggapnya bodoh.

Hal itu disampaikan Mahfud dalam acara 'Tabrak Prof' di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024). Mulanya, pembawa acara bertanya pendapat Mahfud soal gaya mencari-cari sesuatu yang ditampilkan Gibran saat debat.

Baca Juga: PPP Isyaratkan Gabung Prabowo

Mahfud mengatakan gesture mencari sesuatu saat Gibran menanggapi jawabannya sengaja dilakukan untuk mempermalukannya.

"Itu asumsi pelatihnya itu, menurut saya menganggap Gibran bodoh dan menganggap saya juga bodoh. Dikiranya bisa dikerjain kayak gitu kan. Jadi Mas Gibran tuh, itu dilatih agar gini (gesture mencari sesuatu) biar mempermalukan saya, gitu. Padahal yang dilihat sekarang Mas Gibran itu nggak ada isinya, makanya saya katakan ini pertanyaan receh," ujar Mahfud. n jk/erc/rmc

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU