SURABAYAPAGI.com, Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menetapkan aturan baru terkait harga penjualan tiket Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Kereta Cepat Whoosh yang berbeda-beda selama horison waktu penjualan dengan menerapkan dynamic pricing.
Diketahui, penerapan skema tarif tiket dynamic pricing merupakan hal yang biasa di sektor usaha jasa. Hal ini untuk mengoptimalkan pendapatan suatu perusahaan yang biasanya terdapat pada hotel, penerbangan. Sebagai operator harus tahu pola kapan menerapkan tarif tinggi, kapan tarif rendah.
Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, pada saat jam sibuk (peak hours) tiket Kereta Cepat Whoosh akan dijual lebih mahal. Sebaliknya, diluar jam sibuk harga tiket kereta cepat Jakarta - Bandung tersebut menjadi lebih murah.
"Nanti yang lower kita berikan tarif-tarif murah, itu biasa kok dynamic pricing," jelasnya, Jumat (26/01/2024).
Dwiyana menyebut, jam sibuk di Stasiun Halim, Jakarta Timur pada hari-hari biasa terjadi saat pagi hingga pukul 15.00 WIB dan malam hari terjadi lower hours. Sementara, di Stasiun Tegalluar, Bandung terjadi lower hours pada pagi hari sampai pukul 12.00 WIB.
Lebih lanjut, PT KCIC tetap memberikan kualitas layanan terbaik bagi pengguna kereta cepat Whoosh saat di luar jam sibuk. Namun, dirinya enggan untuk memberikan informasi pasti terkait waktu penerapan skema tarif dynamic pricing.
"Yang penting pelayanannya maksimal, bagaimana prinsip kami bisa memindahkan polusi jalan raya ke kereta cepat. Segera, pokoknya segera, dalam waktu dekat," pungkas Dwiyana.
Sebelumnya, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan bahwa harga tiket Kereta Cepat Whoosh menjadi Rp200.000 mulai Desember 2023. Sebelumnya harga tiket Kereta Cepat Whoosh seharga Rp150.000 yang berlaku hingga akhir November 2023.
Namun, pada hari Senin hingga Kamis untuk kelas premium ekonomi tiket akan dijual seharga Rp 200.000. Adapun untuk akhir pekan Jumat hingga Minggu tiket premium ekonomi dijual seharga Rp 250.000. Seluruh tarif tersebut juga sudah termasuk perjalanan KA Feeder gratis dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung, begitu juga sebaliknya.
Diketahui sebelumnya, PT Kererta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah akses angkutan intermoda ke Stasiun Kereta Cepat Padalarang, Kabupaten Bandung. Kini sudah tersedia Trans Metro Pasundan dan shuttle untuk menuju kawasan Kota Baru Parahyangan.
Keduanya merupakan hasil kerja sama KCIC dengan Dishub Provinsi Jawa Barat serta pengelola Kota Baru Parahyangan. Harapannya, ini bisa memberikan kemudahan di sisi first mile dan last mile pengguna Kereta Cepat Whoosh.
Selain itu, tersedia pula layanan Shuttle menuju Kawasan Kota Baru Parahyangan yang dapat digunakan secara gratis oleh penumpang Whoosh. Terdapat 30 perjalanan Shuttle Gratis setiap hari dimana 15 perjalanan dari Stasiun Whoosh Padalarang dan 15 perjalanan dari Kawasan Kota Baru Parahyangan.
Layanan Bus Trans Metro Pasundan dan Shuttle Gratis Kota Baru Parahyangan ini dapat diakses dari area Drop Off Stasiun Padalarang. Sehingga lebih memudahkan kepada para penumpang yang baru tiba atau akan menggunakan Whoosh dari Stasiun Whoosh Padalarang. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu