Pj Ali Kuncoro Ajak Wisatawan Kunjungi Wilayahnya, Ini 6 Fakta Menarik Kota Mojokerto

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor balai kota Mojokerto menjadi spot menarik untum dikunjungi
Kantor balai kota Mojokerto menjadi spot menarik untum dikunjungi

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Banyak aktivitas yang dapat dilakukan guna mengisi waktu libur di akhir pekan. Mulai dari jalan-jalan, makan bersama, hingga plesiran ke luar kota 

Bagi mereka yang masih bingung hendak ke mana, Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro merekomendasikan sejumlah objek wisata di wilayahnya untuk dikunjungi masyarakat.

"Kami selalu memberi jaminan keamanan dan kenyamanan selama berkunjung ke Kota Mojokerto. Jadi, mari berlibur akhir pekan disini," kata Pj Ali, Minggu (4/2/2024).

Ia menjelaskan, Kota Mojokerto adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur, berjarak sekitar 50 kilometer barat daya Kota Surabaya yang dikenal sebagai hinterland ibu kota Jawa Timur. 

"Kota ini juga menjadi bagian dari kawasan metropolitan Surabaya, yaitu Gerbangkertosusila bersama Gresik, Bangkalan, Sidoarjo, dan Lamongan," ulasnya.

Pj Ali Kuncoro juga menjabarkan 6 fakta menarik kota yang memiliki slogan “Spirit Of Mojopahit” ini. Diantaranya yakni : 

1. Merupakan salah satu kota terkecil di Indonesia

Kota Mojokerto merupakan salah satu kota terkecil di Indonesia dengan luas wilayah hanya 20,48 kilometer persegi dengan tiga kecamatan. Meski kecil kota ini memiliki jumlah penduduk yang cukup padat yakni 140.730 jiwa.

Kota Mojokerto tercatat sebagai kota dengan luasan wilayah terkecil ketiga setelah Kota Magelang di Jawa Tengah dan Kota Sibolga di Sumatera Utara.

 

2. Kota terinovatif se-Indonesia

Meski kecil namun cabe rawit, dalam dua tahun berturut-turut Kota Mojokerto dinobatkan sebagai Kota Terinovatif se-Indonesia pada ajang Innovative Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hingga saat ini sebanyak 176 inovasi berhasil dilahirkan oleh Pemerintah Mojokerto.

3. Presiden RI pertama, Soekarno pernah tinggal dan bersekolah di Kota Mojokerto

Dalam buku karya Cindy Adams yang berjudul “Bung Karno : Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” terekam jejak masa kecil Soekarno di Kota Mojokekrto. Pada sumber lain berjudul Soekarno-Hatta Persamaan dan Perbedaannya (1983) oleh Tamar Djaya, juga diterangkan Soekarno berada di Kota Mojokerto selama delapan tahun, sejak 1908 sampai 1916. Pada waktu itu usianya tujuh sampai lima belas tahun.

jejak masa kecil Soekarno di Kota Mojokerto juga diverifikasi dengan sejumlah bangunan yang menjadi saksi bisu bagaimana sosok sang proklamator tersebut melewati hari-harinya di Kota Mojokerto. Di antaranya Sekolah "Ongko Loro" yang kini menjadi SDN Purwotengah Kota Mojokerto dan Europesche Legore School (ELS) yang sekarang menjadi SMP Negeri 2 Kota Mojokerto.

4. Kota Sepatu

Kota Mojokerto sejak dulu dikenal sebagai salah satu produsen sepatu di Jawa Timur. Meski produk sepatu yang diproduksi oleh UMKM sekelas industri rumahan (home industry), namun secara kualitas telah diakui hingga luar negeri.

Hingga saat ini tercatat jumlah IKM alas kaki di Kota Mojokerto sebanyak 216, dan telah memiliki Pusat Grosir Sepatu (PGS) yang terletak di Jalan Raden Wijaya Nomor 35 (ex Bentar Swalayan), Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

5. Kota Wisata Sejarah dan Budaya

Sejarah Kebesaran Kerajaan Majapahit dan jejak Soekarno yang pernah tinggal di Kota Mojokerto menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Kota Mojokerto terus bersolek meneguhkan diri sebagai kota wisata berbasis Sejarah dan Budaya.

Hampir setiap sudut di Kota Mojokerto mendapat sentuhan Majapahitan mulai dari fasilitas umum, hingga gedung-gedung pemerintahan. Tidak hanya itu dua sekolah tempat Soekarno mengenyam pendidikan di Kota mojokerto kini juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Bahkan saat ini Pemkot Mojokerto tengah membangun Taman Bahari Majapahit (TBM) sebagai ikon wisata baru di Kota Mojokerto yang merupakan pendukung KSPN Mojopahit yang ada di Trowulan.

6. Wisata kuliner

Fakta menarik lainnya, Kota Mojokerto merupakan surga bagi pecinta kuliner, berbagai macam sajian makanan dan minuman siap memanjakan lidah pengunjung. Mulai yang dijajakan di pinggir jalan, Food court, caffee shop hingga berbagai franchise ternama di Indonesia ada di Kota Mojokerto. Dwi

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…