Ratusan Penyandang Disabilitas Sumringah, Pemkot Mojokerto Beri Bantuan Uang Tunai

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Walikota Ali Kuncoro saat memantau penyerahan bansos penyandang disabilitas
Pj Walikota Ali Kuncoro saat memantau penyerahan bansos penyandang disabilitas

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -Ratusan penyandang disabilitas Kota Mojokerto tampak sumringah menunggu antrian panggilan dari petugas Dinsos P2KB setempat.

Ditangan mereka, tergenggam foto kopi KTP serta Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat untuk pengambilan bantuan sosial (bansos) uang tunai senilai Rp 350 ribu per orang. 

Hari ini , Kamis (21/3/2024), Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinsos P2KB kembali menyalurkan bansos kepada 275 penyandang disabilitas di Pendopo Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Jl. Hayam Wuruk, No. 50, Kamis (21/3/2024).

penyandang disabilitas tersebut tersebar di tiga kecamatan. Dengan rincian, 129 orang dari Kecamatan Kranggan, 73 orang dari Kecamatan Magersari dan 73 orang dari Kecamatan Prajurit Kulon.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro juga tampak memantau proses pendiatribusian bantuan yang diberikan setiap menjelang lebaran tersebut. Petinggi Pemkot tersebut ingin memastikan bantuan itu diterimakan tanpa ada potongan sama sekali.

"Nilainya Rp 350 ribu dan saya pastikan tidak ada potongan sama sekali," ujar Mas Pj sapaan akrab Ali Kuncoro.

Lebih jauh Mas Pj menjelaskan, penyandang disabilitas yang menerima bantuan adalah mereka yang mengalami disabilitas fisik, disabilitas sensorik, disabilitas mental dan disabilitas intelektual khususnya dari keluarga yang kurang mampu.

"Meskipun bantuan ini sesaat, semoga bisa mengurangi beban mereka yang berkebutuhan khusus ini. Dan ini akan kita masifkan dengan program-program yang lain. Karena tahun 2024,  total anggaran untuk program pengentasan kemiskinan sebesar Rp135 milyar," jelasnya.

Masih kata Mas Pj, penyaluran bansos Kota Mojokerto tahun 2024 juga diberikan kepada lansia kurang mampu, tukang becak serta anak yatim piatu non panti. 

"Total penerima bansos sebanyak 1961 orang. Semuanya kita beri bantuan uang tunai," ungkapnya. 

Melalui bantuan-bantuan ini, Mas Pj berharap angka kemiskinan di Kota Mojokerto semakin bisa di intervensi. Pasalnya, data terakhir angka kemiskinan masih sebesar 5,77 persen dari total penduduk 141 ribu jiwa.

"Ini adalah ikhtiar kita untuk mengurangi angka kemiskinan, sebab salah satu strateginya adalah dengan memberikan peningkatan pendapatan kepada warga miskin. Selain juga meringankan beban pengeluaran masyarakat akan kebutuhan dasar serta mengurangi wilayah kantong-kantong kemiskinan," pungkasnya.

Sementara itu, Rahmat Anugerah (23), warga Ngaglik Gotong Royong, Kelurahan/Kecamatan Kranggan Kota Mojokerto mengaku sudah menerima bansos secara utuh dari petugas Dinsos P2KB. 

"Nilainya Rp 350 ribu tanpa ada potingan sama sekali. Rencananya akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari" ungkap bujang yang mengalami disabilitas fisik tersebut.

Rahmat yang yatim piatu tersebut, sehari-hari tinggal bersama kakaknya.  Hingga kini ia juga masih menganggur, meskipun tamatan SMA ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan dengan keterbatasan fisiknya tersebut. Dwi

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…