Menteri BUMN Tegaskan Mundurnya Ahok dari Komisaris Tak Hambat Kinerja Pertamina

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 06 Feb 2024 10:27 WIB

Menteri BUMN Tegaskan Mundurnya Ahok dari Komisaris Tak Hambat Kinerja Pertamina

i

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengundurkan diri dari jabatannya Komisaris Utama PT Pertamina. Foto: Antara/ Sulthony Hasanuddin

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mundurnya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dari kursi Komisaris Utama PT Pertamina masih menimbulkan pro kontra menjelang pemilu 2024 kali ini. Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, memastikan jika hal itu tidak akan menghambat kinerja di pertamina.

Menurut Erick, mundurnya Ahok yang disinyalir karena pilihan politik merupakan bagian dari kebebasan demokrasi. Ia pun tidak mempersoalkan hal tersebut lantaran semua orang berhak memiliki pilihan untuk tetap mengabdi ataupun mundur dari jabatan di BUMN.

Baca Juga: Fantastis, Ammar Zoni Jual Akun Instagramnya Senilai Rp 2 Miliar, Siapa Minat?

"Saya percaya kinerja Pertamina itu baik karena direksi komisaris dan karyawan bersatu untuk menjadikan Pertamina lebih baik lagi, ini bukan kerja individu bukan karena kerja tim di tempat saya," kata Erick, Selasa (06/02/2024).

Tidak hanya Ahok, dia pun mencontohkan beberapa tokoh yang akhirnya memilih mundur dari kursi petinggi di perusahaan BUMN lantaran pilihan politik.

"Ada juga komisaris BSI, Arief Rosyid, mundur ya pilihan. bukan salah dan benar tapi ini era demokrasi yang harus kita hargai," kata dia.

Baca Juga: Resahkan Warga, Kampung Narkoba di Gempol Pasuruan Digrebek, 6 Pelaku Berhasil Diamankan

Erick sendiri tidak mengikuti jejak anak buahnya untuk mundur dari jabatan Menteri BUMN. Dia lebih memilih menunaikan tugasnya hingga akhir. 

"Kalau saya loyal kepada Pak Jokowi, saya kerja keras sampai saya selesai" kata dia.

Untuk diketahui mundurnya beberapa nama besar dari jabatan di pemerintahan tidak hanya dialami di internal BUMN melainkan jajaran kabinet. Yang terakhir, calon wakil presiden, Mahfud MD, mengundurkan diri dari kusir menteri koordinator bidang politik, hukum dan HAM.

Baca Juga: Diduga Masalah Nafkah, Ammar Zoni Jual Akun Instagram Berfollower 8,6 Juta

Sementara itu, KPU telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Sedangkan, untuk masa kampanye Pemilu 2024 akan berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, ada masa tenang pada 11-13 Februari. Kemudian, jadwal pemungutan suara berlangsung serentak pada 14 Februari 2024. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU