Rem Blong, Bus Tabrak Tiang Listrik dan Warung

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebuah bus menabrak tiang listrik dan warung diduga rem blong saat mendekati lampu merah di ruas jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di pertigaan Sumlaran, Kecamatan Sukodadi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 13.00 WIB itu bermula ketika Bus Moedah bernopol L7985 UA melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Babat menuju Lamongan.

Sebelum tiba lokasi di kejadian, bus AKAP yang dikemudikan Saiful Rafigi (32) warga Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang itu tiba-tiba mengalami rem blong.

"Jadi sebelum kena rem blong ini, bus yang kita tumpangi ini sempat kena koplingnya yang macet," kata salah seorang penumpang bus yang bernama Safira kepada wartawan, Minggu (11/2/2024).

Setelah sempat macet pada bagian kopling, Safira mengatakan sopir tetap melaju tetapi mengurangi kecepatan. Menjelang pertigaan Sumlaran, Kecamatan Sukodadi, tepatnya sebelum traffic light, bus itu mengalami rem blong.

"Karena lampu sedang merah, bus kemudian banting stir ke kiri, saat itu bus juga melaju pelan," ujarnya.

Setelah banting setir itulah bus menabrak tiang listrik hingga bengkok. Tidak hanya itu, bus juga menabrak sebuah warung yang berada di tepi jalan sebelum akhirnya bus benar-benar berhenti.

"Jadi bus sempat ngerem tapi blong," aku Safira.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan Ipda Hadi Siswanto membenarkan kejadian ini. Hadi mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hadi menyebut, karena saat itu sedang lampu merah, bus membanting setir ke kiri hingga masuk parit dan menabrak warung.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelasnya. Lm-01/ham

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…