Perjuangkan Nasib Musisi di Kala Pandemi, Indah Kurnia Beberkan Kisahnya Lewat Buku

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia bersama Surabaya Pahlawan Jazz menggelar acara bedah buku bertajuk 'Indah Dalam Pandemi' di Omah Sae, Surabaya, Selasa (13/2/2024).

Acara ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai Universitas di kota Surabaya dan beberapa musisi yang tergabung dalam Surabaya Pahlawan Jazz. 

Buku karya Doan Widhiandono ini mengisahkan sebuah cerita jatuh bangunnya Indah Kurnia saat berjuang membantu masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19.

Anggota Komisi XI DPR RI, Indah Kurnia menyatakan, selama masa pandemi Covid-19, industri hiburan dan pariwisata menjadi salah sektor yang paling terdampak signifikan

"Waktu itu saya dengan teman-teman musisi berbincang, pandemi ini tidak sekadar persoalan finansial. Para pelaku di dunia musik, kalau tidak bermain, maka hidup rasanya seperti sudah berakhir,” tuturnya.

Indah pun mulai memikirkan skenario yang tepat bagi para musisi hingga mereka benar-benar mendapatkan haknya dengan melibatkan orang-orang di bidang tersebut. 

Termasuk berupaya dengan menghubungi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Indah berjuang untuk kelangsungan hidup para musisi di tengah hantaman Pandemi covid kalau itu.

"Kami akhirnya mendapat 250 bantuan berupa sembako dari Pemprov Jatim dan kita bagikan bagi kelangsungan hidup musisi," ujarnya.

Selain dari Gubernur Khofifah, pada saat itu Indah Kurnia juga menghubungi mantan Menteri Sosial Juliari Batubara guna memperjuangkan program BST untuk teman-teman musisi.

"Karena mereka merupakan salah satu sektor yang jika hari ini mereka gk main ya mereka gk makan," ujar Caleg DPR RI nomor urut enam ini. 

Tidak hanya bantuan berupa sembako dan BST saja, Indah Kurnia juga mengusahakan temen temen musisi agar bisa mendapatkan vaksin agar terhindar dari covid.

Pada acara ini, mantan Manager Persebaya ini juga bercerita tentang sejarah dari berdirinya Omah Sae, tempat berkumpulnya para musisi jazz Surabaya.

Menurut Indah Kurnia Omah Sae merupakan tempat bersejarah bagi musisi untuk berkarya.

"Karena anak band itu tidak hanya butuh materi, melainkan juga butuh berkarya," tandasnya.

Indah mengungkapkan rasa bahagianya saat bisa turun langsung membantu merampungkan persoalan tersebut, dengan memanfaatkan posisinya sebagai wakil rakyat untuk membuat suatu terobosan menjaga harapan masyarakat luas. 

Pada kesempatan ini, F.X Boy dari Surabaya Pahlawan Jazz menjelaskan bahwa sosok indah Kurnia yang sangat vital dalam kelangsungan hidup para musisi ditengah cobaan pandemi.

"Sebelum pandemi kita mengalami cobaan yang hebat, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Meski berjauhan, Indah Kurnia memberikan bantuan," ujarnya. 

Atas usaha dari Bu indah dari menteri sosial kita mendapatkan bantuan berupa uang tunai sebesar 600.000 yang pada saat itu nilainya saat tinggi buat kami.

"Bu indah begitu tulus memikirkan kami meski berada di Jakarta," Pungkas Boy. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…