SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Anies Baswedan, Capres nomor urut 1 yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar, soal rilis quick count memilih untuk menunggu sampai penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai. Menurutnya, proses tersebut masih panjang.
"Jangan buru-buru, masih panjang. Santai," pintanya sebelum meninggalkan markas Tim Nasional (TimNas) AMIN di Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024).
Anies menambahkan semua pihak harus menghormati proses penghitungan suara di KPU. Dia pun menyatakan hasil sementara penghitungan quick count masih terlalu awal.
"Jangan tergiring semua serba cepat, harus sekarang, harus simpulkan sekarang. Kasih waktu KPU kerja," tuturnya.
Terkait dengan potensi adanya kecurangan di lapangan, Anies enggan berkomentar banyak.
"Biar tim hukum saja. Nanti kita lihat," ujarnya. n jk/erc/rmc
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…
Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…
Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…
Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…
Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB
SurabayaPagi, Surabaya — Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 memasuki pekan terakhir penyelenggaraannya. Digelar sejak 29 Januari 2026 di Convention Hall T…
Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Kelas I-A Ponorogo mencatat sebanyak puluhan remaja di wilayahnya terpaksa menikah di…