KPU Diminta Beberkan Sejumlah Kejanggalan Temuan AMIN

author Erick Kresnadi Koresponden Jakarta

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Dewan Pakar Timnas AMIN, Amin Subekti, bersama Anggota Dewan Pakar Bambang Widjojanto saat membeberkan kecurangan Pemilu 2024. (foto: erick)
Wakil Ketua Dewan Pakar Timnas AMIN, Amin Subekti, bersama Anggota Dewan Pakar Bambang Widjojanto saat membeberkan kecurangan Pemilu 2024. (foto: erick)

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Amin Subekti, bersama tim IT membeberkan sejumlah kejanggalan dalam pilpres 2024. Di depan puluhan wartawan dalam dan luar negeri, Jumat usai sholat Jumat (16/2/2024) tadi. Konferensi pers diselenggarakan di Rumah Koalisi Perubahan, Jakarta Selatan.

Dalam paparannya, Amin Subekti, juga menunjukan tabel tabulasi. "Pada saatnya kita beberkan terbuka bersama paslon 02 dan 03. KPU saya minta jujur, adil dan bermartabat. Kami juga melakukan penelusuran forensik," tegas Amin.

Timnas Amin menemukan bukti penambahan suara dalam perhitungan real count di website Komisi Pemilihan Umum.

Sebanyak 335 laporan dari berbagai TPS berbeda antara angka tabulasi dengan website resmi KPU.

Wakil Ketua Dewan Pakar Timnas Amin, Amin Subekti, mengatakan, Dewan Pakar Amin telah melakukan riset dan verifikasi data dengan memvalidasi formulir C1 dan data di website KPU.

Hasilnya, hanya dalam beberapa jam terdapat 335 laporan dari TPS, yang berbeda dengan hasil di KPU.

Subekti menyebut, Timnas AMIN melakukan riset setelah melihat dinamika yang berkembang di masyarakat, laporan melalui sosial media maupun whatsapp tentang adanya perbedaan angka di Form C1 dan website KPU.

Menurutnya, dari laporan tetsebut terdapat kenaikan suara secara sengaja dengan porsi yang berbeda-beda. Ia mencontohkan mulai dari paslon 01 mendapatkan tambahan suara 19,6%, paslon nomor 02, 65,5% san paslon 03 mendapat 15,4%.

Ia mengatakan, timnya melakukan riset dan verifikasi data dengan memvalidasi Formulir C1 dan data di website KPU.

Hasilnya, hanya dalam beberapa jam terakhir saja, terdapat sekitar 335 laporan dari berbagai TPS yang berbeda antara angka di tabulasi dengan dokumen pendukung berupa Formulir C1 yang diupload di website KPU.

"Sebanyak 335 laporan itu tersebar di 181 kota dan 36 provinsi. Jadi, terdapat perbedaan angka di Formulir C1 dan tabel di website KPU. Laporan ini hanya menjadi sampel dari riset Timnas AMIN," tambah Subekti.

"Kami melakukan pendalaman [masukan dari masyarakat baik melalui media sosial maupun whatsapp] apakah ini sesuatu yang terjadi (perbedaan angka seperti yang dikeluhkan masyarakat). Kami buka apa yang di website KPU, lalu mencoba memeriksa dalam beberapa jam terakhir, apakah ada sesuatu kelemahan dalam uploading," sebutnya.

Menurutnya, dari 335 laporan itu terdapat penggelembungan suara untuk semua paslon. Akan tetapi, proporsi penggelembungannya berbedap-beda. Misalnya, paslon 01 mendapatkan tambahan suara 19,6%, paslon 02 65%, dan paslon 03 15,4% di atas Formulir C1.

Ini yang kami temukan di website (KPU). Saya kira ini membuktikan bahwa apa yang dibicarakan masyarakat memang terjadi. Dan riset (verifikasi) ini bisa dilakukan semua orang, bisa menelusuri sendiri, dari sana akan kelihatan (adanya perbedaan angka di Formulir C1 dan website KPU). Ini contoh, akhirnya tudingan penggelembungan suara ada buktinya," pungkasnya. jk/erk/rmc

Berita Terbaru

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Gugatan NO, Kuasa Hukum Edy Susanto: Kami Akan Tempuh Banding

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 21:48 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kuasa hukum Edy Susanto Santoso mengatakan akan menempuh upaya hukum banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Madiun dalam per…

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Kumpulkan 200 Pesantren, Perkom Sunan Drajat Ajak Pesantren Mandiri Secara Ekonomi

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pesantren tak cukup hanya kuat dalam dakwah dan pendidikan. Kemandirian ekonomi juga dinilai menjadi fondasi penting agar p…

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Pesta Gol di Surajaya, Bungkam PSBS Biak 6-0, Yudo Sumbangkan 2 Gol

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil menggila dan sukses mengamankan kemenangan telak 6-0 atas PSBS Biak, dalam pertandingan lanjutan P…

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Bidik Rekor MURI di HUT ke-81, TNI Gelar Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surahaya — Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI, Kodim 0830 Surabaya yang bekerjasama dengan F…

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

DPRD Surabaya Dorong Pengadaan Seragam Terpusat

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI, com. Surabaya - Persoalan seragam batik sekolah dikeluhan wali murid menjadi perhatian DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D DPRD Surabaya  Ajeng …

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Gebrakan Demokrat Jatim, Gelar Donor Darah Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:52 WIB

 SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar aksi donor darah serentak di 38 kabupaten/kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Ta…