Banjir Trosobo Surut, Normalisasi Sungai Buntung Terus Berlanjut

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Setelah tiga hari ditangani dengan menggunakan alat berat, banjir di kawasan Trosobo dan beberapa titik di wilayah Kec. Taman, Sidoarjo, kini mulai surut.

Halaman Kantor Desa Trosobo dan mayoritas jalan desa yang sebelumnya tergenang banjir, kini juga terlihat mengering.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat meninjau kondisi perkembangan banjir di desa ini, dengan didampingi Kades Trosobo Heri Achmadi, Kamis (22/2/2024), juga mendapati banjir di mayoritas tempat yang sudah surut.

"Alhamdulillah, semuanya sudah surut. Yang tersisa, hanya di RW 02 dan RW 04 dengan ketinggian sekitar 5 cm," ujar Kades Heri Achmadi.

Kalaksa Gatot Soebroto lalu meninjau kegiatan normalisasi Sungai Buntung di Desa Tanjungsari yang menggunakan dua alat berat, yakni, berjenis amphibi eksavator yang telah didatangkan BPBD Jatim dan long arm excavator yang didatangkan Dinas PU SDA Jatim, Selasa lalu.

Saat ini, dua alat berat itu telah membersihkan eceng gondok, sampah dan pengerukan sedimentasi Sungai Buntung sepanjang 1,5 km.

"Normalisasi ini akan kita lanjutkan, karena masih ada tumpukan eceng gondok di sepanjang 1,5 Km," lagi ujar Kalaksa Gatot Soebroto.

Kades Trosobo Heri Achmadi kembali menyampaikan terimakasih kepada BPBD Jatim, Dinas PU SDA Jatim dan Pemkab Sidoarjo yang telah membantu menangani banjir di wilayahnya hingga surut, seperti, saat ini.

Iya juga menyampaikan terimakasih atas dibukanya dapur umum di SDN 1 Trosobo yang bisa membantu kebutuhan permakanan warga terdampak di desanya.

Dalam kesempatan ini, Kalaksa BPBD Jatim juga meninjau aktivitas dapur umum Tagana Dinsos Jatim yang masih memenuhi kebutuhan makan pagi dan makan siang warga hingga sekitar 1500 nasi bungkus.

"Mulai besok, dapur umum ini akan kita alihkan aktivitasnya ke RT RW biar pelayanan bisa semakin dekat. Ini sesuai keinginan warga," ujar Kalaksa Gatot Soebroto. Ain

Tag :

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…