Diiming Uang Rp 50 Ribu, Remaja Disabilitas Disetubuhi

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka saat digelandang petugas. SP/Lestariono
Tersangka saat digelandang petugas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Satreskrim Polres Blitar Kota kembali berhasil mengungkap kasus asusila (persetubuhan), kali ini korbannya remaja berusia 19 tahun berkebutuhan khusus atau Disabilitas yang duduk di bangku SLB, kini kasusnya dalam pemeriksaan Unit PPA.

Kasus yang terjadi sekitar bulan September 2023 lalu itu terungkap setelah SU (53) ibu korban melihat perilaku sebut saja Bunga (19) sehari-hari berbeda tidak seperti biasanya, setelah ditanya ibunya, Bunga mengaku apa adanya habis ditumpaki (setubuhi) oleh Pak Su (Sunardi), mendengar cerita Bunga secara lugas tersebut, langsung ibu korban melapor ke Polsek Udanawu pada (19 Februari 2024) dan diteruskan ke Polres Blitar Kota.

"Betul, Unit PPA Sat Reskrim Polres Blitar Kota mengamankan Sunardi (53) warga Desa Besuki Kec Udanawu Kab Blitar pada Senin (19 Februari 2024) atas dugaan melakukan persetubuhan terhadap korban Bunga, atas laporan ibu korban, kini masih didalami kasusnya," terang Iptu Samsul Anwar SH Kasi Humas Polres Blitar mewakili Kasat Reskrim Polres Blitar Kota  AKP Hendro Utaryo SH MH pada wartawan Jumat (23/4) siang.

Peristiwa itu terbongkar setelah SU melihat kondisi dan sikap Bunga berubah, walau sudah dewasa karena Bunga merupakan Disabilitas (kebutuhan khusus)  sedang korban serumah dengan SU, setelah Sunardi dan SU berpisah setelah perkawinan sirinya.

"Peristiwa itu terjadi saat Bunga lewat depan rumah terlapor, saat itu Sunardi benahi motornya, dan korban dipanggil, langsung korban duduk dikursi yang berada di belakang Sunardi, selang waktu korban diajak masuk rumah dan menyuruh korban untuk memijit Sunardi, selanjutnya korban disuruh lepas CD nya, dan pelaku langsung melakukan yang layaknya suami istri terhadap Bunga. Waktu kejadian sekitar pukul 12.00 siang," kata Iptu Samsul.

Sementara tersangka Sunardi mengakui perbuatannya, dan mengetahui bila korban merupakan anak kebutuhan khusus, apalagi pernah serumah ketika tersangka nikah siri dengan SU ibu korban.

"Jadi Bunga pas lewat depan rumah, saya panggil waktu itu saya nyervis motor saya dan sepi, setelah itu Bunga saya ajak masuk ke kamar untuk mijit saya, tapi tidak memijit, yaa tujuanya untuk berhubungan saja dengan Bunga, dan saya janji akan saya beri uang Rp 50 ribu, setelah kejadian itu Bunga pulang uang belum saya berikan, mboten ngertos yèn ibuk e (SU) lapor polisi, rumahnya jarak 50 meteran dengan rumah saya Pak," tutur Sunardi yang sehari-hari bekerja sebagai petani tebu ini pada wartawan saat akan diambil sidik jarinya.

"Jadi jelas dan nyata pengakuan tersangka sesuai dengan keterangan saksi saksi termasuk SU juga keterangan Bunga, yang didampingi dari pihak SLB kepada penyidik, atas kejadian itu tersangka Sunardi bisa dijerat Pasal 289 jo Pasal 293 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun, salah satunya dengan janji iming-iming uang untuk melakukan perbuatannya, untuk BB Daster dan CD milik korban dan hasil VER," pungkas Iptu Samsul Anwar atas ijin Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiya PS.SH.S.IK. Les

Berita Terbaru

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Tekan Kecelakaan, Dansubdenpom Gresik Ingatkan Prajurit Disiplin Berkendara

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Keselamatan berlalu lintas menjadi perhatian jajaran Kodam V/Brawijaya. Tingginya angka kecelakaan yang melibatkan prajurit menjadi s…

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Persiapan Puslatda Dayung, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto Tinjau Kawasan TBM Mojokerto

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut V (Kodaeral V) Laksamana Muda TNI Ali Triswanto melakukan peninjauan lapangan ke lokasi T…

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Mulai 1 September, Petani Madiun Harus Tebus Pupuk Sesuai Musim Tanam

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Mulai 1 September 2026, petani di Kabupaten Madiun tak lagi bisa menebus pupuk bersubsidi kapan saja sesuai jatah di elektronik Ren…

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Sukses Panen Raya Padi MT II dengan Harga Tinggi, Masyarakat Truni Siap Laksanakan MT III

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah…

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Update Jumlah Penduduk Surabaya, Komisi A Akan Panggil Dispendukcapil

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah penduduk Surabaya dalam pembaruan terbaru berada di kisaran 3 juta jiwa. Guna memastikan kestabilan data tersebut sebagai…

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…