Pemilu Usai, Belum Ada Caleg yang Masuk RSJ Menur

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi kamar RSJ Menur yang disediakan untuk pasien ODGJ khusus caleg gagal yang perlu penanganan secara intens.
Kondisi kamar RSJ Menur yang disediakan untuk pasien ODGJ khusus caleg gagal yang perlu penanganan secara intens.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemilihan umum (Pemilu) 2024 serentak telah digelar di seluruh wilayah Indonesia. Hanya saja, hasil resmi rekapitulasi suara belum diumumkan oleh penyelenggara pemilu. Meski begitu, masih saja ada beberapa caleg yang gagal maju kerap terganggu kejiwaannya, bahkan sampai ada yang tampil ala anggota dewan dengan berjas, yang videonya viral di media sosial. Apakah caleg di Jatim ada yang sudah masuk rawat di Rumah Sakut Jiwa Menur?

Seperti yang diketahui bersama, pesta demokrasi yang berlangsung lima tahun sekali ini kerap menyisakan permasalahan psikologis para peserta pemilu.

Salah satunya yang kerap terjadi yakni kasus caleg (calon legislatif) mengalami depresi hingga guncangan kejiwaan akibat hasil suara tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan.

Dari pantauan Surabaya Pagi, di RSJ Menur yang berada di Jalan Menur, Selasa (27/2/2024) siang kemarin, tak tampak kegiatan yang mencolok caleg-caleg yang berobat di rumah sakit jiwa milik Provinsi Jatim itu. Hanya ada beberapa pasien yang terlihat keluar dari ruang pelayanan di RSJ Menur.

Ternyata, hingga Selasa kemarin, belum ada Caleg di Jatim yang dirawat di RSJ Menur. Hal ini diungkapkan Direktur Utama RSJ Menur drg Vitria Dewi, saat ditemui Surabaya Pagi, Selasa (27/2/2024).

Menurut Vitria, sampai Selasa, (27/2/2024) belum ada caleg yang melakukan konsultasi secara intens.

"Masih aman, sampai hari ini (kemarin, red) baik petugas (partai/tim sukses) maupun caleg belum ada yang berobat ke RSJ Menur," kata Vitria.

Meski begitu, lanjut Vitria, dari data yang masuk di RSJ, tidak terdata profesi pasien yang sedang berobat."Ya memang dari data kami sendiri tidak tertulis profesi si pasien," lanjutnya.

Menurutnya, secara khusus pihak rumah sakit tidak bisa mendeteksi pasien baru dari kalangan caleg karena data pasien yang terekam hanya nama, usia dan pekerjaan.

Sedangkan untuk caleg sendiri bukan masuk dalam kategori pekerjaan. "Tentunya pelaporan itu dari pihak keluarga, oo ini dari caleg atau bukan," jelasnya.

Sedikit cerita, pada pemilu 2019 silam juga tidak ada pasien dari caleg yang mengalami gangguan jiwa berobat di RSJ Menur ini.

"Entah dari pihak keluarga yang malu atau sigma dari masyarakat yang kerap memandang sebelah mata soal kesehatan mental ini. Yang jelas sebelumnya juga tidak ada (caleg) yang berobat kesini. Sepertinya mereka lebih memilih langsung ke klinik-klinik praktek psikiater terdekat yang ada di wilayah mereka," terangnya.

Selain itu, Vitria juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa secara langsung melakukan jemput bola, yakni dengan mengunjungi pasien secara langsung karena memang ada perundangan-undangannya.

"Bukannya pihak kami tidak mau, tapi sudah tercatat dalam undang-undang kalau persetujuan medis harus dari pihak keluarga utamanya atau inti, jika tidak ada baru boleh pejabat daerah tersebut," papar Vitria.

Perlu diketahui, berdasarkan undang-undang nomor 18 tahun 2014 tentang kesehatan jiwa, pada Pasal 21 ayat 3 berbunyi jika dalam hal ODGJ dianggap tidak cakap dalam membuat keputusan, sehingga persetujuan tindakan medis dapat diberikan oleh pihak keluarga.

Diantaranya suami/istri, orang tua, anak, atau saudara sekandung paling sedikit berusia 17 tahun, wali atau pengampu, atau pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga menyebut jika petinggi partai juga tidak diperbolehkan memberikan persetujuan medis bagi pasien ODGJ.

"Kalaupun nantinya ada petinggi tertentu, contoh partai A melaporkan kalau ada anggota calegnya yang mengalami depresi perlu penjemputan, tentunya kami tidak bisa," terang Vitria.

 

Beri Layanan 'Ojo Bingung'

Oleh karena itu, RSJ menur menyediakan layanan konsultasi psikologis melalu website dan telepon bernama 'Ojo Bingung'.

"Untuk tahapan layanan 'Ojo Bingung', diawali dengan screening kesehatan mental melalui website sihatiojobingung.com. Nantinya setelah hasil sudah muncul, bisa dilanjutkan konsultasi dengan psikolog melalui telepon," tuturnya

Kembali menambahkan, di RSJ Menur sendiri tidak ada layanan khusus bagi para Caleg. Semuanya pelayanan dan fasilitas sama dengan pasien lain. "Yang membedakan pelayanan sesuai kelas yang diambil," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur RSJ Menur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr Benediktus Elie mengungkapkan menurut data dari RSJ, sampai saat ini belum ada laporan caleg gagal yang alami depresi.

“Untuk laporan data pasien berlatar belakang caleg gagal sejauh ini belum ada, dan kami harap tidak ada,” kata Benediktus.

Meskipun pihak RSJ Menur tidak menerapkan perlakuan khusus, masyarakat tetap bisa memilih beragam fasilitas pengobatan seperti VVIP, VIP, Kelas 1, Kelas 2 dan Kelas 3.

Saat ini, RSJ Menur memiliki 357 tempat tidur. Jumlah tersebut termasuk untuk pelayanan jiwa maupun non jiwa. ain/rmc

Berita Terbaru

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

LPDP Minta Orang Kaya, Jangan Ambil Beasiswa Penuh

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini keluarga mampu alias keluarga kaya diminta tak mengambil beasiswa penuh. Hal ini dimaksudkan agar anggaran beasiswa bisa…