Surabaya Kurang SMA/SMK Negeri, DPRD Jatim Usul Tambah Sekolah Baru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Blegur Prijanggono. SP/JATI
Ketua Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Blegur Prijanggono. SP/JATI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Blegur Prijanggono meminta Pemprov Jatim agar bisa menambah sekolah di wilayah Surabaya.  Hal ini karena keterbatasan jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Surabaya dan sebaran SMA/SMK Negeri di Surabaya juga mengalami ketimpangan.

Diketahui bersama, wewenang terkait SMA/SMK Negeri di Jatim saat ini ada pada Pemprov melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim.

"Kami memberikan masukan agar keberadaan SMA Negeri yang menjadi kewenangan provinsi untuk Kota Surabaya ditambah," ujar Blegur Prijanggono, Rabu (28/2).

Dia menjelaskan bahwa saat ini Pemprov Jatim bersama pihak legislatif sedang menggodok Rancangan Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Dalam RPJP tersebut, berisi kebutuhan masyarakat dengan tujuan akhir untuk menyejahterakan rakyat dalam jangka panjang.

“Surabaya sangat membutuhkan sekali (penambahan SMA) mengingat sistem zonasi masih digunakan,” jelas Bendahara DPD Partai Golkar Jatim ini.

Di Surabaya, sebaran SMA/SMK Negeri terbilang tidak merata. Sebagai gambaran di Kecamatan Sambikerep misalnya, tidak ada satu pun SMA/SMK Negeri yang berada di wilayah kecamatan tersebut. SMA Negeri terdekat dari wilayah tersebut adalah SMA Negeri 11 Surabaya yang berada di wilayah Kecamatan Tandes.

Praktis, dengan adanya sistem zonasi, anak-anak di wilayah Sambikerep yang ingin masuk SMA/SMK Negeri mengalami kesulitan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). 

Karena itu, menurut Blegur, perlu adanya penambahan SMA sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan SDM sejak dini di Surabaya. 

Berdasarkan data yang ada, jumlah SMA Negeri di Kota Surabaya sebanyak 22 unit. sedangkan  SMK Negeri ada 8 unit.  Dari jumlah itu, SMA/SMK Negeri terbanyak berada di wilayah Kecamatan Genteng yakni ada enam SMAN dan satu SMKN.

Adapun jumlah kecamatan se-Kota Surabaya ada sebanyak 31 kecamatan. Beberapa kecamatan yang wilayahnya tidak ada SMA Negeri antara lain Sambikerep, Gunung Anyar, Gubeng, Mulyorejo, Sukomanunggal, Benowo dan beberapa kecamatan lain. sb/ana

Berita Terbaru

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Partai Ummat : Kegelisahan Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB

SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Reportase Eksklusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (1)

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB

SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Reportase Ekslusif Program Asta Cita di Gerbang Kertasusila (2)

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Pasangan Selingkuh di Gunungkidul, Disidang Rakyat

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI : Warga memergoki pasangan selingkuh di Gunungkidul. Setelah menjalani sidang rakyat, keduanya disanksi membeli material bangunan untuk…

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Richard Lee, Cuek Sertifikat Mualafnya Dicabut

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Richard Lee, yang masih mendekam di tahanan mendapatkan kabar sertifikat mualafnya dicabut oleh pengurus Mualaf Centre Indonesia sekaligus…

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Dosen Tiduri Mahasiswi, Digerebek Istri, Dihujat Legislator

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:20 WIB

SURABAYAPAGI : Nasib mahasiswi yang digerebek saat bersama Dedek Kusnadi, dosen di Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, hingga Senin (4/5)…