SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro rutin menyapa siswa-siswi Kota Mojokerto melalui Program Mas PJ (Membentuk Anak didik Santun Penyejuk Jiwa).
Melalui program inovatif ini sekolah berperan sebagai lingkungan pengembangan spiritual dan etika, dimana peserta didik diberi wawasan mendalam mengenai nilai-nilai agama.
"Penanaman pendidikan keagamaan ini bisa menjadi pondasi dasar yang kuat untuk membentengi anak kita dari dampak negatif era digitalisasi dan keterbukaan informasi," ujarnya, usai menyapa siswa-siswi SMPN 1 dan SMPN 8 Kota Mojokerto, Kamis (29/2/2024).
Dengan demikian, bukan hanya pengetahuan umum yang dikuasai siswa melainkan juga pemahaman mendalam terhadap aspek-aspek kemanusiaan, akhlak, adab serta budi pekerti yang mulia.
"Ayo kita bersama-sama berkomitmen menunjukkan bahwa anak-anak di Kota Mojokerto siap menghadapi Indonesia emas 2045. Dengan menjadi generasi yang mentaati ajaran agama, mereka akan menjadi pilar bagi kemajuan bangsa," pungkasnya.
Sementara itu, Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo menjelaskan, sesuai dengan Namanya, Program ‘MAS PJ' ini berupa penguatan khusus bagi siswa terkait pembacaan Alquran.
Kegiatan ini setiap bulan digelar pada minggu pertama dan keempat. Yakni, setiap hari selasa dan kamis. Bagi siswa non muslim juga mendapatkan penguatan sesuai ajaran agamanya masing-masing.
"Setiap Selasa dan Kamis ada literasi rohani. Ada pelajaran agama dan penguatan dalam membaca Al-Qur'an," terangnya.
Inovasi ini juga bertujuan memperkuat pendidikan keagaamaan di lingkungan sekolah. Sekaligus, menjadi pondasi dasar siswa untuk membentengi diri para siswa dari dampak negatif digitalisasi dalam era keterbukaan informasi. Dwi
Editor : Redaksi