Kasus Dugaan Penggelapan Uang Infaq Masjid Annur Sekarkurung Resmi Dilaporkan Polisi

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan warga RW 04 Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik saat membuat laporan kepada petugas SPKT Polres Gresik, Senin (18/3). SP/Grs
Perwakilan warga RW 04 Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik saat membuat laporan kepada petugas SPKT Polres Gresik, Senin (18/3). SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sejumlah warga RW 4 Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik akhirnya secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan atas hilangnya uang infaq Masjid Annur Perumahan Green Hill kepada Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gresik, Senin (18/3/2024).

Ada 6 orang mengatasnamakan warga dan jamaah Masjid Annur yang datang untuk melaporkan kejadian. Mereka adalah Masduki warga RT 01, Pondra dari RT 09, Mulyono dari RT 04, Didik H dari RT 06, Anang Catur dari RT 04 dan Granu dari RT 01. Keenam pelapor bermukim di wilayah RW 04 Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kebomas, Gresik.

Semula beberapa pelapor dimintai keterangan awal oleh petugas bertempat di ruangan penyidikan Unit Pidana Ekonomi Satreskrim Polres Gresik. Mereka dimintai keterangan secara bergantian. Materi yang ditanyakan petugas hanya seputar kejadian dan kronologisnya. 

Selanjutnya pelapor diminta untuk membuat laporan polisi secara resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Kali ini pelapor hanya diwakili dua orang, yakni Mulyono dan Masduki.

Dalam laporan polisi (LP) Nomor STTLPM/164 Satreskrim/III/2024/SPKT/POLRES GRESIK disebutkan Mulyono sebagai perwakilan warga RW 04 Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung sebagai pihak pelapor atas dugaan raibnya uang infaq Masjid Annur. Lalu, sebagai terlapor adalah pengurus takmir Masjid Annur.

"Karena uang infaq masjid seharusnya dalam penguasaan pengurus takmir, tapi dalam kejadian ini hilang atau diduga telah digelapkan oleh oknum, maka terlapornya tetap pada pengurus takmir masjid," jelas petugas SPKT yang menerima laporan warga.

Ditambahkan, perkara nanti siapa oknum yang telah membawa lari uang infaq masjid, itu akan ditelusuri melalui penyelidikan dan penyidikan di satuan reskrim. "Yang jelas saat ini menjadi terlapor adalah pengurus takmir masjid," imbuhnya.

Usai menandatangani surat laporan polisi, pelapor kemudian meninggalkan ruangan SPKT. Selanjutnya mereka diminta menunggu panggilan pemeriksaan dari penyidik satreskrim.

Sebagaimana sudah diberitakan, warga Perumahan Green Hill Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik dihebohkan dengan kejadian hilangnya uang infaq Masjid Annur sebesar Rp 186,5 juta. 

Raibnya uang umat itu diketahui paska serah terima kepengurusan takmir dari pengurus lama ke yang baru. Mengetahui uang infaq hanya berupa angka tanpa ada wujudnya, maka pengurus baru menolak menandatangani berkas laporan penyerahan keuangan saat acara sertijab. 

Hanya anehnya, pengurus takmir masjid yang baru terbentuk dan pengurus RW setempat seakan mendiamkan kejadian tersebut. Mereka hanya berupaya penyelesaian secara kekeluargaan, padahal oknum yang diduga menggelapkan uang infaq tidak pernah lagi menghadiri rapat jika diundang. 

Melihat keraguan dan ketidak becusan pengurus RW dan takmir masjid untuk menuntaskan kasus memalukan itu, akhirnya beberapa tokoh warga dan didukung pengurus RT setempat berinisiatif menyelesaikan kejadian ini ke ranah hukum. Seperti mereka buktikan pada hari ini (18/3) dengan melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan uang infaq masjid ke aparat penegak hukum. 

Terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan bila sejumlah warga Perumahan Green Hill Desa Sekarkurung melaporkan adanya dugaan tindak pidana penggelapan dana infaq masjid.

"Setelah laporan masuk, kami akan segera tindaklanjuti dengan cara mengumpulkan bukti dan meminta keterangan para pelapor," ucapnya saat dimintai konfirmasinya. grs

Berita Terbaru

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Siapkan Posko Mudik EV, BYD Fasilitasi Fast Charging di Jalur Trans Jawa Selama Ramadhan

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai bentuk komitmen BYD untuk turut mendukung kenyamanan pemudik saat akan pulang ke kampung halaman, kini BYD menghadirkan…

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Siap Tantang BYD Atto 3, MG 4X Mulai Bersaing di Segmen SUV Listrik Kompak

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - MG, yang merupakan pabrikan unggul asal Inggris kembali memamerkan crossover listrik terbarunya yang bernama ‘MG 4X’, yang memang di…

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Jetour Hadirkan Program Free Check-Up di 12 Showroom dan Siaga Bengkel di Momen Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menjelang arus mudik lebaran 2026, berbagai persiapan biasanya dilakukan masyarakat sebelum melakukan perjalanan ke kampung…

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Berpanorama Alam, Wisata Jolotundo Nganjuk Jadi Destinasi Pilihan Berlibur saat Lebaran

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Wisata alam Jolotundo Glamping & Edu Park di lereng Gunung Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, dapat menjadi…

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perparkiran yang sudah dibuat tinggal menunggu pengesahan…

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Dinkes Madiun Temukan 13 Kasus Campak, Upaya Vaksinasi Terus Digencarkan per Awal 2026

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Setelah adanya temukan sejumlah kasus campak pada awal Tahun 2026, membuat  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga …