Ngabuburit di 'Kebon Ramadhan' KBS: Berburu Jajanan Takjil hingga Sembako BULOG

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut Kebun Binatang Surabaya (KBS) ngabuburit di Kebon Ramadhan sembari berburu sembako murah. SP/ Aini
Dirut Kebun Binatang Surabaya (KBS) ngabuburit di Kebon Ramadhan sembari berburu sembako murah. SP/ Aini

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kebun Binatang Surabaya (KBS) telah menggandeng puluhan pelaku UMKM makanan dan minuman, serta Perum BULOG untuk menggelar acara bazar Ramadhan yang spektakuler bertajuk 'Kebon Ramadhan' di halaman depan KBS, yang setiap harinya dibuka pukul 16.00 WIB sampai 21.30 WIB.

Acara yang dimulainya dari tanggal 23 Maret hingga 31 Maret 2024 ini tidak hanya menawarkan pengalaman berbelanja yang unik, tetapi juga menyediakan platform untuk kegiatan sosial dan religius yang bisa menjadi salah satu alternatif warga Surabaya dalam memburu takjil sembari ngabuburit menanti datangnya waktu berbuka puasa.

Direktur Utama KBS, Khoirul Anwar, menegaskan bahwa 'Kebon Ramadhan' bukan hanya sekadar upaya untuk meramaikan bulan suci Ramadhan, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen KBS untuk mendukung perekonomian lokal dan kegiatan sosial.Salah satu aspek yang menarik dari acara ini adalah keterlibatan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar, termasuk warga 'kampung belakang KBS', yang menjual beragam produk makanan dan minuman. 

"Ini kegiatan sosial KBS dgn melibatkan pihak UMKM dan juga masyarakat sekitar (kampung belakang KBS) untuk bisa jualan disini," kata Khoirul, Surabaya, Sabtu (23/03/2024).

Dengan demikian, 'Kebon Ramadhan' tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Ini sebenarnya juga sebagai langkah membantu program pemerintah yang untuk menghandle yang saat ini dirasakan warga Surabaya dan sekitarnya terkait kondisi harga (bahan pokok) yang naik," ucapnya. 

Khoirul juga menggarisbawahi kegiatan ini bertujuan secara sosial, tidak hanya memburu omzet ataupun keuntungan semata. "Saya berharap Kebun Binatang Surabaya ini tidak dipandang atau dinilai sebagai destinasi wisata saja yang hanya bisa cari duit. Tapi kita punya kegiatan sosial lainnya. Intinya kami peduli dengan sesama," paparnya.

Lanjut Khoirul, melihat dinamika ekonomi dan berupaya untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat, KBS juga berkolaborasi dengan Bulog untuk menjual sembako murah, membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok.

"Kita mencoba connecting dengan BULOG tentunya karena yang menjadi pokok utamanya adalah Beras. Kita undang Bulog untuk jualan di sekitaran ini. Agar masyarakat bisa mendapatkan sembako murah. Ini juga sebagai digerakkan yang didukung oleh walikota (Surabaya)," terang Khoirul.

Sekedar informasi, di stand atau tenant BULOG sendiri, warga bisa membeli beras premium, gula, minyak goreng, dan tepung terigu sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Diantara beras premium hanya Rp 69.500, sedangkan tepung terigu Rp11.000, kemudian Gula Rp16.500, dan Minyak goreng Rp16.000.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di lingkungan KBS ini tampak membeli Beras Briyani, khas Arab Saudi serta bahan pokok yakni gula, tepung, dan lain-lainya.

"Iya ini tadi saya juga sudah berbelanja di BULOG beras khas Arab ini, karena kan sudah ada bumbunya jadi lebih praktis juga," ungkapnya, sembari tertawa kecil.

Sementara lebih dari sekadar bazaar, acara ini juga menawarkan serangkaian kegiatan religius dan sosial, seperti Lomba Da'i Cilik dan Lomba Musik Patrol, yang memperkaya pengalaman pengunjung dalam merayakan bulan Ramadhan.

Kolaborasi dengan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Surabaya menambah nuansa religius yang kental dalam acara ini. "Kita juga kerjasama dengan pondok pesantren dan utamanya pendidikan Islam yang ada di Surabaya. Dimana mereka juga sering mengadakan acara-acara di KBS ini. Tapi saat ini saya tarik dengan suasana di Bulan ramadhan ini. Agar suasana religius sendiri lebih terasa," jelas Khoirul.

Dengan target 50 ribu pengunjung selama 10 hari, 'Kebon Ramadhan' dan diikuti 25 lebih stand yang berasal dari UMKM dan perusahaan swasta, diharapkan akan menjadi acara tahunan yang diantisipasi oleh warga Surabaya dan sekitarnya. 

"Melalui perpaduan antara tradisi Ramadhan, perekonomian lokal, dan kegiatan sosial-religius, KBS telah berhasil menciptakan sebuah acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat," pungkasnya.

Hasil pantauan Surabaya Pagi di lokasi, menjelang berbuka puasa, warga tidak hanya berburu takjil, tapi lebih banyak yang berburu sembako murah di stand BULOG. 

Salah satunya Yati, warga Pulo Wonokromo, mengaku sengaja ke Kebon Ramadhan untuk beli Bula dan Beras. 

"Tau dari orang-orangnya katanya disini jual sembako murah. Jadi langsung kesini, ini cuma kebagian gula 2 kg saja. Besok mau kesini lagi beli beras. Harganya lebih murah dibandingkan di toko," tukasnya. Ain

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…