Viral, Kontroversi Ria Ricis Dituding Pro Zionis dan Nistakan Agama Gegara Film ‘Kiblat'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ria Ricis. SP/ JKT
Ria Ricis. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini nama Ria Ricis kembali membuat heboh publik. Setelah sebelumnya dirinya diklaim Pro Zionis karena turut mempromosikan produk Israel. Kini, Ria Ricis dituding melakukan pelecehan agama. Hal itu diketahui melalui unggahan akun X @/nenkmonica, ditampilkan foto Ria Ricis yang tengah promosi film terbarunya. 

"Ria Ricis @RiaRicis Sang Penista Agama. Setelah kemarin heboh dengan dukungannya terhadap produk Zionis Israel, kini dia melakukan kampanye hitam terhadap Islam. Sampaikan satu kata buat dia?" tulis akun @/nenkmonica.

Film ini sempat mendapat kritik dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah Cholil Nafis. Cholil Nafis bahkan meminta film besutan rumah produksi Leo Pictures berjudul Kiblat tidak tayang di bioskop. 

Selain itu, sama halnya dengan ustad Hilmi Firdausi tidak bisa memberikan toleransi lagi kepada film Kiblat yang dibintangi Ria Ricis, Hana Saraswati, Arbani Yasiz, Yasmin Napper, dan Dennis Adhiswara karena dianggap sudah keterlaluan.

Pasalnya, dalam poster yang beredar di media sosial, menjadikan gerakan sholat yang merupakan ritual suci bagi umat Islam, malah dijadikan bumbu untuk menghadirkan kengerian di dalam film.

Gerakan rukuk di dalam sholat yang seharusnya dalam posisi kepala menghadap ke bawah justru di balik dalam poster film garapan rumah produksi Leo Pictures jadi menghadap ke atas dan ditambahkan dengan wajah yang menyeramkan.

"Dengan segala hormat kepada para produser film Indonesia, tolong hentikan membuat film horor seperti film Kiblat ini. Sama sekali tidak mendidik, bahkan membuat sebagian orang jadi takut sholat," ujar Hilmi Firdausi memberikan kritikan keras di akun media sosial X, Senin (25/03/2024).

Dia merasa harus bersuara mengingat bukan satu film saja yang menjadikan ibadah keagamaan yang suci sebagai bumbu untuk menghadirkan kengerian di dalam film. Menurut Pengasuh PPA Assa'adah itu, sudah ada film sebelumnya juga melakukan hal serupa.

"Dulu kejadian yang sama terjadi pada sekuel film Makmum, Khanzab, dan lain-lain. Yuk, bisa buat film dengan unsur religi yang lebih berkualitas," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia, Ervan Ismail, mengungkapkan film Kiblat belum masuk sensor. Tetapi, untuk materi iklan film tersebut sudah diterbitkan Surat Tanda Lulus Sensor (STLS).

"Film Kiblat belum masuk sensor LFS. Untuk iklannya sudah ada STLS sebagai iklan film, poster film tepatnya," ungkap Ervan.

Meski demikian, di tengah kontroversi mengenai Kiblat, poster film tersebut saat ini ditarik dari peredaran oleh LSF. Sedangkan untuk penarikan poster film merupakan kewenangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek).

"Poster merupakan bagian dari promosi atau iklan. Kewenangan ada pada menteri(Mendikbud) atas masukan dari berbagai pihak termasuk LSF," jelas Ervan.

Ia mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya belum akan menggelar rapat khusus terkait film Kiblat yang kontroversial.

Diketahui sebelumnya Ria Ricis juga terlibat acara bersama profuk frenchise ayam goreng terkenal yang disebut terafiliasi dengan zionis. Unggahan yang menuding Ricis penista agama sontak mengundang berbagai respons dari warganet. 

"Benar ternyata yang kemarin komentarin kalau film horror indo sekarang jadi sering bawa agama, bahkan bikin orang takut beribadah," komentar warganet. 

"Kakak sama adiknya kok jauh beda gini ya sifat sama pemikirannya, kek bertolak belakang gak sih Ricis sama ustazah Oki? Ini satu keluarga gaada yang ngingetin Ricis apa ya," imbuh warganet lain. 

"Semoga segera diberikan hidayah," tulis warganet di kolom komentar. jk-06/dsy

Berita Terbaru

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Tanah Retak dan Longsor Terjang Dua Rumah di Saradan, BPBD Lakukan Assessment Cepat ‎

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 14:27 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Peristiwa tanah retak disertai longsor terjadi di wilayah Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2/2026) dini …

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:47 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 510 orang atlet pencak silat yang akan bertanding pada Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup V Kabupaten Mojokerto tahun …

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza Resmi Dibuka

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza Resmi Dibuka

Jumat, 27 Feb 2026 13:06 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - JConnect Ramadan Vaganza 2026 resmi dibuka oleh Direktur Utama Suara Surabaya Verry Firmansyah, Syamsul Hariadi Asisten II Bidang…

Dishub Kota alang Fasilitasi Masyarakat Tiga Bus untuk Mudik Gratis 2026

Dishub Kota alang Fasilitasi Masyarakat Tiga Bus untuk Mudik Gratis 2026

Jumat, 27 Feb 2026 11:24 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 11:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyediakan mudik gratis di Lebaran tahun…

Siap-siap Beri THR ASN, Pemkot Malang Alokasikan APBD Rp42,6 Miliar di Tahun 2026

Siap-siap Beri THR ASN, Pemkot Malang Alokasikan APBD Rp42,6 Miliar di Tahun 2026

Jumat, 27 Feb 2026 11:02 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang saat ini telah mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp42,6 miliar…

Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Sidoarjo Gencarkan Perbaikan di 41 Ruas Jalan Rusak

Jelang Idul Fitri 2026, Pemkab Sidoarjo Gencarkan Perbaikan di 41 Ruas Jalan Rusak

Jumat, 27 Feb 2026 10:56 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmennya dengan melaksanakan sejumlah…